Mengapa Pria Takut Berkomitmen?

Posted By Rikaro.Ramadi Thursday, March 28, 2013 9:46:26 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Thursday, March 28, 2013 9:46:26 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews – Kebanyakan pria selalu ingin berada di dekat seorang wanita yang benar-benar dia inginkan sepanjang waktu. Mereka memiliki segudang alasan untuk itu.

Tapi, ketika tiba waktunya untuk berkomitmen dengan pasangannya, umumnya pria mencoba menghindari situasi itu dengan berbagai alasan. Ingin tahu alasannya mengapa pria takut ‘terikat’? Simak artikel yang dikutip dari laman Dating Tips ini.

- Dia tidak ingin "terikat"

Bagi kebanyakan pria, masuk ke hubungan yang lebih serius berarti tidak bisa lagi melakukan apa yang dapat mereka lakukan sebelumnya. Ini mungkin berarti dia tidak ingin ada orang lain yang membatasinya. Atau mungkin, mereka masih ingin menjalin hubungan khusus dengan wanita lain.

- Ada wanita lain dalam pikirannya

Sebagian pria tidak ingin berkomitmen ke hubungan resmi karena mereka masih terbayang-bayang wanita lain yang sangat diinginkannya.

- Dia takut gagal

Beberapa pria takut berkomitmen karena mereka mungkin memiliki masalah tertentu. Salah satunya adalah takut hubungan tidak akan berhasil seperti sebelumnya.

- Memiliki pengalaman buruk dari hubungan sebelumnya

Sebagian pria mungkin takut membuat ikatan dengan wanita karena memiliki beberapa pengalaman buruk dalam kisah percintaan sebelumnya. Mereka mengalami trauma sehingga cenderung menghindari komitmen agar tidak masuk ke situasi yang sama lagi.

- Dia tidak benar-benar ada dalam hubungan

Beberapa pria tidak ingin komitmen hanya karena mereka tidak benar-benar ada dalam hubungan itu. Mereka hanya memikirkan aspek fisik wanita belaka. Mereka tidak ingin masuk ke sisi emosionalnya.

- Dia tidak ingin ditekan

Mengajaknya berkomitmen kadang-kadang dapat menyebabkan pria tidak nyaman. Bagi mereka, ajakan itu serasa suatu paksaan.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 12:21:29 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top