Pria Hilang Gairah Melihat Wanita Menangis

Posted By Rikaro.Ramadi Thursday, March 28, 2013 9:46:47 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Thursday, March 28, 2013 9:46:47 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Sejumlah wanita acapkali mengandalkan air mata untuk menarik perhatian dan empati pria. Tapi, studi terbaru mengungkap bahwa senyawa kimia air mata wanita justru berpotensi menurunkan kadar ketertarikan seorang pria.

Studi yang dimuat dalam jurnal Science itu menyebutkan, senyawa kimia dalam air mata wanita akan mengirim sinyal kepada pria di sekitarnya melalui bau, layaknya feromon yang terpancar dari tubuh.

Sinyal yang tertangkap akan memengaruhi kadar testosteron dalam tubuh pria. Kondisi inilah yang kemudian berpotensi membuat pria kehilangan gairah terhadap wanita menangis.

Tim peneliti Weizmann Institute of Science melakukan percobaan dengan sampel air mata sejumlah wanita sukarelawan yang baru saja menonton film sedih. Mereka juga menyiapkan sampel air mata palsu diciptakan dari unsur garam.

Seperti dikutip dari Aol Health, sampel-sampel itu kemudian disodorkan ke indera penciuman sejumlah pria sukarelawan yang tengah memperhatikan sejumlah foto wanita. Hasilnya, mereka tidak merasakan daya tarik seksual dari wanita-wanita dalam foto.

Sementara sejumlah pria yang mendapat rangsangan bau air mata palsu merasakan daya tarik seksual dari wanita-wanita dalam foto yang sama. Analisis selanjutnya menunjukkan bahwa kadar testosteran yang terdeteksi lewat uji air liur berkurang usai mencium air mata wanita. 

Neurobiolog Noam Sobel yang memimpin penelitian mengatakan, senyawa kimia tersebut mungkin memiliki tujuan evolusioner sebagai sinyal kepada pria bahwa, "Sekarang bukan waktu yang tepat untuk aktivitas seksual."

Menurutnya, kadar testosteron terkait dengan penurunan agresi, yang bisa memberi kenyamanan pada wanita. Studi Sobel dianggap inovatif untuk menyimpulkan bahwa ada 'fungsi emosional' yang relevan dari air mata. Sebelumnya, air mata hanya dianggap sebagai isyarat visual kesedihan.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 3:51:50 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top