Berdamai dengan Konflik

Posted By Rikaro.Ramadi Thursday, March 28, 2013 9:53:30 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Thursday, March 28, 2013 9:53:30 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Setiap orang pasti pernah mengalami konflik dengan orang lain. Di saat terjadi konflik baik dengan pasangan, teman atau keluarga, biasanya muncul rasa sendirian atau ditinggalkan. Hal ini membuat Anda akan semakin stres.

Jika terjadi stres yang berkepanjangan tentu Anda tidak bisa berpikir jernih utuk menyelesaikan konflik yang ada. Saat terjebak dalam konflik cobalah empat cara berikut, yang dilansir dari Shine agar Anda bisa segera menanganinya.

- Berpikir sebelum bereaksi
Saat sedang emosi Anda akan sangat cepat merespon ketika seseorang mengatakan yang tidak Anda sukai. Hal ini tentunya akan makin memperuncing konflik. Sebelum bereaksi, tarik napas perlahan dan cobalah untuk tenang dan berpikir masak-masak. Ini akan membuat Anda bereaksi dengan tepat yang tidak mempertajam konflik.

- Keputusan sulit
Dalam banyak kasus, konflik yang muncul adalah bukan untuk yang pertama kalinya. Perlakukan kasar atau perselingkuhan bisa terjadi dalam hubungan asmara. Saling menyakiti bisa sering terjadi dalam hubungan keluarga atau pertemanan. Jika demikian, berusahalah untuk ambil keputusan meskipun itu sulit. Berpikirlah untuk jangka panjang dan ketenangan, ini akan membuat Anda lebih mudah dalam mengambil keputusan.

- Tunggu hingga tenang
Berikan diri Anda waktu untuk berbicara dengan seorang teman terpercaya. Terkadang, pihak ketiga dapat melihat sesuatu yang tidak dapat Anda lihat karena tertutup emosi. Tidak ada salahnya menunggu hingga Anda benar-benar tenang untuk bisa berhadapan dengan konflik yang ada dan siap untuk menyelesaikannya.

- Minta maaf jika bersalah
Mungkin terdengar sederhana, tetapi banyak orang yang terlalu sombong untuk melakukannya. Jika memang Anda sulit melakukannya, cobalah tempatkan diri sendiri dalam posisi orang yang Anda sakiti. Empati akan membuat Anda berpikir lebih jernih serta menundukan keangkuhan dan meringankan mulut untuk berkata "maaf".

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 4:05:30 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top