Putus Cinta dengan Teman Sekantor

Posted By Rikaro.Ramadi Thursday, March 28, 2013 10:22:43 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Thursday, March 28, 2013 10:22:43 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews -  Tempat kerja memang bisa jadi salah satu lokasi bertemu jodoh. Tapi, ketika hubungan kandas di tengah jalan, tentunya bisa mempengaruhi kinerja kerja. Tak jarang, Anda atau si dia jadi merasa canggung saat harus bekerja sama.

Jika kondisi ini terjadi pada Anda, tentu bisa mengganggu konsentrasi kerja. Tapi, jangan langsung panik. Ketika hubungan asmara dengan teman sekantor tak lagi sejalan, ada strategi memutuskan hubungan tanpa kehebohan.


Ini strateginya, seperti dikutip dari laman She Knows:

Diam-diam
Hindari mengeluh tentang si dia atau membicarakan hubungan gagal Anda pada teman kerja lainnya. Ketika ingin memutuskan hubungan dengan teman sekerja, ada baiknya tidak ada rekan kerja lain yang mengetahui. Hal ini agar Anda dan si dia tidak merasa malu, dan tetap berada pada jalur profesional.

Lakukan sendiri
Untuk menghindari kesalahpahaman, jangan memutuskan hubungan lewat email. Cobalah untuk mengajak berbicara secara pribadi. Cara ini dimaksudkan agar si dia tidak merasa bingung. Jika lewat email, bisa jadi si dia tidak membuka pesan dari Anda, dan merasa hubungan Anda berdua masih baik-baik saja.

Lebih cepat diselesaikan, lebih baik
Jika Anda sudah tidak bahagia dengan hubungan ini, sebaiknya jangan menunggu terlalu lama untuk membicarakannya dengan si dia. Semakin lama menunggu, bisa jadi urusan di kantor semakin runyam. Jika terlalu lama dibiarkan, bisa jadi rekan kerja lainnya dan atasan Anda bisa mengendus hubungan Anda dan si dia.

Tetap profesional
Ajak si dia untuk bicara berdua sepulang kantor. Akan lebih baik lagi, jika keesokan harinya adalah akhir pekan. Dengan begitu, usai putus hubungan Anda dan si dia tidak langsung bertemu dalam waktu cepat. Cara ini juga menghindari insiden memalukan. Seperti, jika si dia tidak terima keputusan Anda, kemungkinan dia akan bereaksi, seperti berteriak, atau malah menangis. Anda tak ingin hal ini terjadi, bukan?

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 12:19:22 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top