Bisakah Berteman dengan Mantan Kekasih?

Posted By Rikaro.Ramadi Thursday, March 28, 2013 10:24:04 PM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Thursday, March 28, 2013 10:24:04 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Ungkapan "kita tetap bisa berteman" sering terlontar ketika hubungan berakhir. Tetapi bisakah Anda dan mantan kekasih tetap menjalin pertemanan setelah hubungan beakhir?

Faktanya, berteman dengan mantan kekasih sangat sulit dilakukan. Perasaan cemburu ketika ia bersama dengan orang lain bisa saja muncul. Hal ini bisa saja membuat sakit hati, meskipun Anda mengatakan "baik-baik saja". Untuk itu ketahui lima alasan sulit berteman dengan mantan kekasih, yang dikutip dari Stylecaster.

1. Risiko jatuh cinta lagi
Hanya karena Anda dan mantan tidak lagi menjalin hubungan, bukan berarti gejolak perasaan otomatis hilang. Seringnya bertemu dan berbicara , bukan tidak mungkin Anda kembali menjalin hubungan dengannya. Jadi, jika Anda bertekad untuk melepaskan diri darinya, jangan menjalin pertemanan.

2. Lebih sulit menemukan pasangan baru
Teman artinya bisa dihubungi untuk diajak berbicara atau menemani. Akan sangat aneh jika Anda dan mantan kekasih tetap saling menghubungi dan menemani. Hal ini hanya akan membuat Anda 'tidak bergerak'. Tentunya makin sulit membuka hati demi mencari kekasih baru.

3. Cemburu
Anda bisa saja mengatakan kalau perasaan sudah menetral. Atau, sudah tidak memiliki perasaan suka pada mantan. Tetapi tetap saja, hati tidak bisa dibohongi. Rasa cemburu bisa saja muncul saat mantan memiliki kekasih baru, sementara Anda masih melajang.

4. Tanpa komitmen
Jika setelah putus, Anda tetap bertemu dan berbicara dengan si dia, sama saja tidak ada berubah. Hubungan tetap berjalan namun tanpa komitmen dan ini bisa malah makin menyakitkan. Ingatlah, hubungan emosional tidak akan putus, jika Anda masih berinteraksi pada tingkat emosi. (pet)

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 4:14:11 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top