Pelukan Bisa Jadi Ukuran Kebahagiaan Pria

Posted By Rikaro.Ramadi Friday, March 29, 2013 5:17:54 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 5:17:54 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Kebahagiaan seorang pria dalam menjalani hubungan bisa dilihat dari seberapa sering ia berpelukan dan berciuman dengan pasangannya. Tetapi, hal ini tidak berlaku pada wanita.

Kemesraan dalam hubungan jangka panjang juga lebih penting bagi pria paruh baya dibandingkan wanita. Itu karena pria yang memiliki hubungan mesra dan komitmen cenderung lebih bahagia daripada wanita. Sementara bagi wanita, komitmen hubungan membuatnya memiliki kehidupan seksual yang lebih memuaskan.

Hal itu menurut penelitian yang dilakukan pada 1.000 pasangan yang telah hidup bersama selama 25 tahun. Mereka diminta menjawab pertanyaan seputar hubungan pribadi para peneliti dari Kinsey Institute di Indiana University. Ribuan pasangan tersebut berasal dari lima negara, yaitu Amerika Serikat, Brasil, Jerman, Jepang dan Spanyol.

Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana seksualitas manusia ditempatkan dalam hubungan pasangan  yang  berlangsung utuh. "Kita telah mengetahui bagaimana hubungan jangka panjang berdampak positif bagi kesehatan. Mungkin kita dapat mempelajari apa yang membuat hubungan bisa bertahan sekaligus membahagiakan," kata Julia Heiman, salah satu peneliti, seperi dikutip dari Daily Mail.
 
Partisipan yang terlibat dalam penelitian berusia antara 40 hingga 70 tahun, yanng telah menikah atau tinggal bersama lebih dari satu tahun. Dari tiap negara, diambil 200 pasangan.

"Penelitian pada pasangan heteroseksual ini untuk mengetahui hal mendasar pada seks dan gender," kata Heiman.

Baik pria maupun wanita mengungkapkan lebih bahagia setelah mereka hidup bersama dalam waktu yang lama. Mereka juga menilai tinggi pada beberapa kuesioner fungsi seksual. Dari lima negara, baik untuk pria dan wanita, orang Jepang secara signifikan lebih bahagia dengan hubungan mereka daripada orang Amerika. Sementara kebahagiaan hubungan orang Brasil dan Spanyol, lebih rendah dibandingkan orang Amerika.

Juga diketahui, pria dan wanita cenderung mencapai kepuasan seksual, berciuman dan pelukan secara teratur. Lalu, bagi pria yang memiliki banyak pasangan seksual selama hidupnya justru bisa mengurangi kepuasan seksualnya.

Pria diketahui lebih bahagia setelah satu tahun menjalani komitmen, sedangkan bagi wanita, kepuasan seksual mereka meningkat dari waktu ke waktu. Wanita yang telah memiliki komitmen hubungan kurang dari 15 tahun cenderung mengungkapkan kurangnya kepuasan seksual, tapi setelah 15 tahun, persentase kepuasan meningkat secara signifikan.

"Kemungkinan wanita lebih puas setelah jangka panjang karena mereka mengharapkan perubahan dalam kehidupan. Selain itu, orang yang tidak bahagia secara seksual, pernikahannya cenderung tidak bertahan lama," kata Heiman. (sj)

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 4:46:54 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top