Tipe Suami Ideal Masa Kini: 'Pria Sempurna'

Posted By Rikaro.Ramadi Friday, March 29, 2013 5:45:45 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 5:45:45 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews - Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, wanita masa kini menginginkan sosok pasangan yang sempurna sebagai pendamping hidup. Suami haruslah seorang yang produktif, jujur, ambisius, tampan, serta memiliki keterampilan dalam hubungan intim.

Sementara, sifat tradisonal yang umumnya sumber kebahagiaan para ibu mereka seperti kebaikan, dapat diandalkan, dan persahabatan, tidak lagi memuaskan wanita modern.

Studi bertajuk  'Real Relationship' yang dilakukan situs Netmums dan Majalah Saga melakukan jajak pendapat terhadap 9.000 wanita berusia 16-75 tahun yang menjalin hubungan jangka panjang atau pernikahan. Mereka ditanyakan mengenai hal yang paling diinginkan pada diri pasangan.


Hasilnya, wanita muda lebih memilih pria dengan performa seks mumpuni. Jumlah ini sepertiga kali lebih sedikit dibandingkan wanita yang lebih tua, mereka lebih menginginkan penampilan dan finansial ketimbang performa seks.

Meski ada perbedaan dalam keinginan wanita, semua wanita setuju, daya tarik seksual dengan pasangan adalah sebuah keharusan. Hampir satu dari lima wanita dari segala usia membutuhkan pria yang dapat membuat mereka selalu tertarik. Studi yang sama juga menunjukkan, wanita berusia 70 menganggap chemistry dalam hubungan lebih penting daripada wanita di usia 40-an.

Siobhan Freegard, pendiri Netmums, berkomentar, "Menarik untuk melihat apa yang dicari wanita di setiap generasi pada seorang pria. Tampaknya, mereka menginginkan semuanya, uang, ambisi dan kejujuran." katanya dikutip Female First.

Dia menambahkan, "Daya tarik seksual penting pada usia 30-40an, saat wanita sedang mengalami krisis paruh baya. Karena pada usia ini, umumnya wanita sedang konsentrasi pada karir dan keluarga."

Emma Soames, Editor Majalah Saga juga mengatakan, "Studi meyakinkan, bahwa saat usia mencapai lebih dari 50 tahun, wanita kembali menginginkan adanya daya tarik seksual. Ini menunjukkan, wanita masih memiliki nilai yang sama dengan pasangan." (eh)

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 1:46:09 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top