Saat Pria 'Selingkuh' dengan Tayangan Bola

Posted By Rikaro.Ramadi Friday, March 29, 2013 6:03:15 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 6:03:15 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Kegemaran pria menyaksikan pertandingan sepakbola kerap memicu masalah dalam hubungan. Melihat pasangannya asyik mengikuti jalannya pertandingan, banyak wanita merasa kalah atau bahkan kehilangan perhatian.

Dr Marianne Brandon, pakar hubungan dan penulis buku 'Monogamy: The Untold Story (Sex, Love, and Psychology)', mengatakan bahwa wanita justru dapat mengambil sisi positif dari kegemaran pasangan menyaksikan sepakbola. Saat pasangan asyik dengan hobinya, wanita bisa memanfaatkannya untuk memanjakan diri sendiri.

Seperti dilansir dari genConnect.com, Marianne mengingatkan pentingnya menikmati waktu untuk diri sendiri meski sudah berpasangan. Jika ada pasangan yang menganggap waktu menyendiri ini sebagai kendala yang mengganggu hubungan, pemikiran itu justru akan menjadi bumerang.

Melarang pasangan menikmati kesenangan pribadi lambat laun akan menghilangkan identitasnya. Setiap pasangan tetap membutuhkan jarak demi keseimbangan hubungan. Jadi, saat pasangan asyik menonton laga kesebelasan favoritnya, gunakan waktu tersebut untuk melakukan hal yang Anda sukai.

Cobalah untuk mengerti kecintaannya terhadap sepak bola. Pria menganggap olahraga yang kompetitif sebagai cerminan dari dorongan kompetitif yang mereka alami. Hal ini juga memberi mereka rasa memiliki kelompok yang sangat penting bagi manusia. Yang menyenangkan, kemenangan tim favoritnya dapat memberikan dorongan testosteron.

Jadi, cobalah untuk sedikit menikmati kecintaannya. Namun, jika Anda sudah tidak dapat mentolerir kebiasaannya, diskusikan secara baik-baik apa yang Anda rasakan agar ia pun mengerti apa yang Anda inginkan.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 4:58:23 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top