Selingkuh, Cara Pria Merasa Aman dari Krisis

Posted By Rikaro.Ramadi Friday, March 29, 2013 6:31:59 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 6:31:59 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews - Pria yang merasa tertekan saat berhadapan dengan situasi yang mengancam kelangsungan hidupnya lebih rentan berselingkuh. Berbuat curang kepada pasangan merupakan cara mereka memperoleh percaya diri menghadapi krisis.

Peneliti dari Universitas Arkansas, dalam studinya meminta pria berpikir mengenai kematian, simbol peluang kehidupan terendah yang kerap terjadi selama krisis ekonomi. Sedangkan kelompok lainnya diminta berpikir tentang rasa takut yang umum seperti sakit gigi. Setelahnya, kedua kelompok ditunjukkan gambar-gambar porno.

Hasil penelitian yang dimuat dalam Journal of Experimental Social Psychology menunjukkan, pria yang berpikir kematian lebih bergairah dengan detak jantung yang lebih cepat daripada mereka yang memikirkan sakit gigi.


Tim peneliti menyebut, hal ini dikarenakan karena pria lebih cepat merespon potensi bahaya dari krisis, misalnya kekacauan dalam ekonomi. Bagi pria, kehilangan pekerjaan membuat mereka sulit menghidupi keluarga.

Penulis studi Profesor Omri Gillath, mengatakan 'Pria secara biologis diciptakan untuk bereproduksi. Dan, lingkungan memberitahu strategi terbaik guna memastikan gen dapat diteruskan."

Saat lingkungan aman, pria akan cenderung berinvestasi pada anak-anak dan pasangan. Namun, "Jika berpikir segera meninggal, sangat besar kemungkinannya seorang pria menggunakan strategi jangka pendek dengan berhubungan intim dengan lebih banyak pasangan," katanya.


Ini untuk memastikan agar lebih banyak keturunan mereka yang akan bertahan hidup. "Itulah sebabnya saat terancam, pria lebih tertarik kepada seks dan cenderung berselingkuh," paparnya seperti dikutip dari Daily Mail.

Berbeda dari pria, wanita tak dapat melakukan strategi pembuahan instan tersebut untuk mengatasi ancaman terhadap kelangsungan hidup. (sj)

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Friday, March 29, 2013 5:21:09 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top