Perhatian, Kunci Pernikahan Bahagia

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 30, 2013 4:07:34 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 30, 2013 4:07:34 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, December 16, 2016 6:32:31 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,437


VIVAnews - Memperlihatkan perhatian dan kasih sayang di antara pasangan suami-istri bisa memberi efek kian rekatnya sebuah pernikahan. Pasangan dengan bermurah hati, menurut survei terbaru, lima kali lebih mungkin merasa bahagia dalam pernikahan mereka.

Kehidupan seks yang memuaskan adalah indikator pertama dalam kebahagiaan rumah tangga. Namun, jajak pendapat juga menemukan, kemurahan hati yang ditunjukkan dengan perhatian, pemberian hadiah dan kejutan kepada pasangan bisa menjaga kehangatan hubungan.

Para ahli mengatakan, kemurahan hati yang sederhana dapat membuat seseorang membuat kopi kesukaan pasangan, memberikan bunga atau memperlihatkan perhatian fisik. "Perhatian adalah sinyal kepada pasangan bahwa Anda mengenal mereka, dan sedang mencoba melakukan hal-hal yang sesuai dengan pemahaman Anda terhadap pasangan," kata Bradford Wilcox, salah satu peneliti studi dikutip dari MSNBC.

Survei dilakukan terhadap 1.400 pasangan heteroseksual usia 18-46 tahun yang memiliki anak. Hasilnya menunjukkan, sekitar 40 persen pria dengan perhatian tinggi melaporkan merasa 'sangat bahagia' dalam pernikahan mereka. Sebaliknya, hanya 14 persen dari pasangan yang tidak menunjukkan kasih sayang dan perhatian merasa bahagia.

Para peneliti menyusun daftar lima elemen yang paling membahagiakan dalam kehidupan keluarga yaitu: kepuasan seksual dan komitmen. Kemudian diikuti kedermawanan, kasih sayang dan sikap positif terhadap anak.

Selain itu, wanita memerlukan dukungan sosial dari teman dan keluarga, sedangkan pria membutuhkan spiritualitas dalam perkawinan, para peneliti menemukan. (hp).

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 30, 2013 7:56:29 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, December 16, 2016 6:32:31 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,437
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top