Bulan Terburuk Bagi Pasangan

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 30, 2013 4:21:55 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 30, 2013 4:21:55 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews - Sepanjang tahun, ada waktu tertentu yang kerap dijuluki bulan bencana bagi mereka yang berada dalam sebuah hubungan. Sebagian besar pasangan mengatakan Januari merupakan waktu kritis, karena rentan terhadap pertengkaran yang bisa memicu perpisahan.

Studi terhadap lebih dari 1.000 orang Inggris oleh perusahaan asuransi Sheila's Wheel menemukan, pasangan bertengkar lebih dari 20 kali selama Januari. Rata-rata, mereka bertengkar selama delapan menit tiap hari selama bulan ini. Fenomena ini kerap disebut 'Cabin Fever'.

Sebagai konsekuensinya, 65 persen responden mengaku mengakhiri hubungan di awal tahun dan tujuh persen di antaranya memutuskan hubungan sebagai bagian resolusi tahun baru.

Sebanyak 48 persen orang Inggris yang disurvei mengatakan Januari adalah bulan paling menyedihkan sepanjang tahun. Cuaca yang lebih dingin pada Januari juga membuat orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah ketimbang saat udara hangat.

Lebih dari dua pertiga menyalahkan cuaca dingin sehingga mereka lebih banyak di dalam ruangan, sementara sepertiga lainnya mengatakan mengurangi aktivitas sebagai cara berhemat setelah merayakan natal dan tahun baru.

Survei juga menemukan, hampir setengah responden mengurangi pertemuan dengan teman di bulan Januari, sementara sepertiga lainnya jarang bertemu keluarga di bulan ini.

Sindroma 'Januari Blues' paling parah menimpa mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Bahkan, satu dari lima orang mengaku lebih sering merasa sakit di bulan ini.

Psikolog Donna Dawson berkata, "Cabin Fever adalah fenomena nyata yang terjadi pada bulan-bulan dingin terutama Januari," ujarnya. Dia menyatakan, kurangnya sinar matahari menjadikan seseorang mudah lesu dan tertekan. Belum lagi fakta cuaca dingin dan hujan membuat perasaan 'terperangkap' dalam rumah yang menyebabkan orang mudah gelisah, tersinggung dan stres.

"Gabungan antara kebosanan dengan masalah keuangan setelah menghabiskan banyak uang dalam liburan akhir tahun adalah peluang sempurna untuk bertengkar dengan konsekuensi putus."

Jacky Brown dari Asuransi Sheila's Wheel mengatakan, tekanan dari cuaca dan kerap kesulitan keuangan memberi beban tambahan dalam sebuah hubungan. "Mencari hobi baru, berolahraga, berkunjung ke rumah keluarga dan teman bisa membantu membangkitkan semangat selama Januari," jelasnya. (umi)

Rikaro.Ramadi
 Posted Saturday, March 30, 2013 8:13:17 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 30, 2013 8:13:23 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top