Pria Selingkuh Cenderung Mati karena Jantung

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 30, 2013 4:57:15 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi
 Posted Saturday, March 30, 2013 4:57:15 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


VIVAnews - Para pria yang berselingkuh punya kekhawatiran lain di luar risiko kedapatan oleh pasangannya. Mereka yang memiliki wanita idaman lain (WIL)  memiliki peluang lebih besar meninggal dunia saat berhubungan seks akibat serangan jantung.


Temuan yang diterbitkan oleh American Heart Association dalam jurnal Circulation mengamati pasien dengan gangguan jantung  untuk melihat kehidupan seks mereka setelah menjalani perawatan.

Studi menemukan pasien jantung bisa langsung berhubungan intim seminggu setelah serangan jantung selama mereka bila berjalan di anak tangga tanpa ketidaknyamanan.

Meski begitu, para pria menikah yang berselingkuh memiliki peningkatan risiko kematian mendadak selama berhubungan seks. Menurut ilmuwan hal ini karena mereka yang memiliki WIL lebih muda sehingga memerlukan stamina ekstra.

Para ilmuwan, yang dipimpin oleh Professor Glenn Levine, dari Baylor College of Medicine di Houston, melaporkan hasil otopsi hampir 6.000 kasus kematian mendadak. Ditemukan 0,6 persen diantaranya terjadi saat hubungan seks. Penelitian menemukan, 93 persen mereka yang meninggal saat berhubungan intim diduga terlibat dalam seks di luar nikah.

Profesor Levine memperingatkan, "Tanpa bermaksud sarkastik, saya tak pernah memiliki pasien yang bertanya risiko jantung akibat hubungan selingkuh," katanya kepada Dailymail.

Laporan mengatakan para dokter harus menanyakan seks pada semua pasien jantung. Namun sebagian merasa tidak nyaman berbicara mengenai hal itu akibat kekurangan infromasi.
 
Studi ini, menurut Prof Levine memberi panduan baru. Ditemukan berhubungan seks hanya sedikit meningkatkan  risiko jantung. "Aktivitas seksual adalah penyebab dari kurang dari 1 persen penyebab serangan jantung."

Tak ada bukti ditemukan mereka yang lebih sering berhubungan intim memiliki risiko lebih mengalami serangan jantung. Dokter juga mengungkap Viagra dan obat disfungsi ereksi lainnya aman dikonsumsi pria dengan kondisi jantung stabil.

Ahli jantung dari Northwestern University Dan Fintel mengatakan secara rutin membicarakan soal seks kepada pasiennya di hari terakhir pengobatan di rumah sakit. "Melanjutkan aktivitas seksual aman dan mengelola emosional adalah bagian dari proses penyembuhan," katanya. (eh)


 

Rikaro.Ramadi
 Posted Saturday, March 30, 2013 8:33:16 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top