Tujuh Kesalahan 'Pembunuh' Kencan

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 30, 2013 5:46:08 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 30, 2013 5:46:08 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436


Pria cenderung mudah merasa jatuh cinta pada pandangan pertama. Dari ketertarikan fisik inilahnya perasaan pria biasanya tumbuh. Dan, masa pendekatan adalah masa penentuan apakah wanita di hadapannya menjadi pilihan serius atau hanya untuk senang-senang.

Berikut sejumlah hal yang bisa membuat pria hilang rasa untuk melanjutkan hubungan ke arah serius, seperti dikutip She Knows.

• Terlalu bernafsu
Pria cenderung menyukai aktivitas seksual. Namun, ia akan kehilangan niat untuk melanjutkan hubungan lebih serius ketika seorang wanita langsung menyambut ajakan intim. Ia akan kehilangan rasa hormat dan akan menikmati hubungan hanya untuk senang-senang.

Sejumlah pria boleh dikata egois. Ia membiarkan dirinya tumbuh 'nakal', namun cenderung ingin pasangan seorang wanita yang bisa menjaga diri. Ajakan berhubungan intim, di awal kencan, biasanya bagian dari cara pria untuk menguji harga diri si wanita.

• Mudah Takluk
Karakter pria lebih suka mengejar. Bahkan, ketertarikannya terhadap seorang wanita cenderung melambung jika si wanita sedikit jual mahal. Masa tarik ulur menjadi tantangan sendiri bagi si pria. Semakin sulit mendapatkan si wanita, seorang pria akan semakin bergairah mengejar dan menumbuhkan perasaannya.

• Terlalu Agresif
Sekali lagi pria lebih suka mengejar dan menikmati rasa penasaran. Ia justru mudah kehilangan hasrat dan gairah menghadapi wanita yang terlalu agresif. Seperti tak ada tantangan ketika si wanita terlalu sering menelepon atau berkirim pesan singkat. Pria butuh jeda untuk mengolah rasa penasarannya menjadi cinta mati.

• Terlalu mengintimidasi
Pria tak suka dimata-matai. Ini terkait dengan karakter pria yang tak suka dicurigai dan tak suka terlihat salah. Apalagi masih di masa pendekatan, pria sangat benci dengan pertanyaan bertubi-tubi seperti: "Sedang di mana, sama siapa, ngapain aja?"

• Menuntut perubahan
Karakter pria cenderung sulit berubah. Jadi jangan harap, sebagai sosok yang baru saja muncul di hadapannya bisa mengubah sifat buruknya secara drastis. Ketika mulai merasa kehidupannya diatur, pria cenderung memilih mundur mencari kemerdekaan. Butuh pendekatan panjang dan kesabaran untuk melakukan suatu perubahan.

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 30, 2013 8:53:23 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top