9 Tanda Pernikahan dalam Bahaya

Posted By Rikaro.Ramadi Saturday, March 30, 2013 6:56:26 AM
Add to Favorites1
Author Message
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 30, 2013 6:56:26 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, December 16, 2016 6:32:31 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,437


VIVAlife - Setiap pasangan menginginkan sebuah pernikahan yang langgeng saat mengikat janji sehidup semati. Tapi, tak jarang setelah menjalani biduk rumah tangga sebagian menemukan bahwa mereka terjebak dan merasa ingin mengakhiri hubungan.

Alasannya bisa sesuatu yang terdengar sangat konyol atau serius. Saat menghadapi situasi yang mengarah pada perpisahan, sebenarnya Anda telah melewatkan tanda-tanda peringatan dalam hubungan.

Berikut adalah beberapa situasi yang menunjukkan adanya masalah dalam pernikahan Anda, disadari atau tidak, seperti dikutip dari Times of India:

1. Mengorek-ngorek masa lalu, memanggil pasangan dengan sapaan yang meremehkan, serta menjelek-jelekkan orangtua masing-masing di hadapan pasangan sudah menjadi hal biasa.

2. Mencari-cari alasan agar bertengkar atau, Anda mencoba menghindari satu sama lain dan tidak berharap saling bertemu saat berada di rumah. Keluhan sepele sekalipun akan berubah menjadi sebuah pertengkaran sengit, dan Anda berdua merasa tak ada solusi memecahkan masalah.

3. Tidak ada keputusan yang diambil bersama, tanpa ada penjelasan logis di dalamnya. Hal ini akibat masalah ego yang ingin membuktikan bahwa masing-masing pasangan merasa benar.

4. Kecemburuan dan persaingan tak sehat. Anda selalu merasa dia meremehkan bila tak memiliki pengetahuan mengenai sesuatu sepertinya. Sebaliknya, Anda merasa senang saat pasangan tak memiliki rasa percaya diri.

5. Tak memikirkan pasangan lagi. Anda merasa seperti orang luar yang diabaikan dan tidak diinginkan. Anda tidak merasa bukan bagian dari keluarga sama sekali. Bila kata-kata "kita" berubah menjadi "saya", itu merupakan tanda bahaya.

6. Salah satu dari kalian berselingkuh. Perselingkuhan dalam pernikahan kerap kali menjadi biang keruntuhan rumahtangga. Bagi banyak orang, kesalahan ini tak terampuni dan berarti akhir dari pernikahan.

7. Tak tertarik lagi berhubungan seks. Hubungan seks bukan lagi aktivitas menggairahkan, namun hanya sebagai kegiatan mekanis.

8. Anda tak pernah berusaha menyelesaikan masalah dan menghindari konfrontasi. Dengan begitu, Anda menumpuk semua masalah dalam hubungan dan bila meledak dapat mengakhiri hubungan.

9. Tidak ada lagi komunikasi. Rayuan manis, kejutan kecil dan sebuket bunga telah hilang dari kehidupan kalian. Pasangan juga tak pernah bertanya sekadar "Apa kabar" dalam SMS. Jika hubungan Anda dipenuhi keheningan dan kehilangan topik, maka pernikahan akan menemui jalan buntu. (umi)

Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Saturday, March 30, 2013 9:10:45 AM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, December 16, 2016 6:32:31 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,437
setelah membaca tidak ada salahnya mamberi komentar agar lebih hidup :)

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top