[INFO] Aduh! Bayi Kembar Ini Bertengkar di Dalam Kandungan

Posted By atankz Saturday, March 30, 2013 3:14:45 PM
Rated 5 stars based on 1 vote.
Add to Favorites1
Author Message
atankz
 Posted Saturday, March 30, 2013 3:14:45 PM
Leluhur

Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, April 1, 2013 7:23:41 PM
Posts: 6,330, Visits: 3,988


Jakarta, Namanya anak-anak, sesekali bertengkar dengan saudara kandung adalah hal yang biasa. Namun bertengkar dengan saudara kembar sejak di dalam kandungan tentu mengejutkan dan kejadian seperti ini tertangkap kamera berteknologi mutakhir.

Dengan menggunakan cine-MRI atau MRI (Magnetic Image Resonance) berteknologi khusus, para ilmuwan di Imperial College mendapati pasangan kembar sedang bertengkar di dalam kandungan. Tampak dalam hasil pemindaian, kedua janin saling menendang.

Awalnya, janin yang ukurannya lebih kecil tampak memulai pertengkaran dengan menendang dan memukul saudara kembarnya. Sepertinya, janin ini berusaha untuk mendapatkan space atau ruang yang lebih longgar agar lebih nyaman.

Janin yang ukurannya lebih besar awalnya tidak begitu mempedulikan, namun lama-lama memberikan respons juga. Diawali dengan membuka mulut seperti orang dewasa sedang mengumpat, lalu tampak dalam hasil pemindaian si janin yang ukurannya lebih besar balas menendang.

"Apa yang kita bisa lihat adalah posisi satu sama lain dan berapa banyak space yang meraka punya, berapa space yang ditempati dan bagaimana mereka bergerak dan mendesak satu sama lain. Kita bisa melihat kondisi yang tidak bisa kita intrepretasikan, namun bisa membuat perempuan mengalami stres," kata salah seorang peneliti, Dr Marisa Taylor-Clarke seperti dikutip dari News.com.au, Senin (3/12/2012).

Pertengkaran saudara kembar ini terpindai secara tidak sengaja ketika para ilmuwan sedang mempelajar Twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS). Pada janin kembar yang memiliki satu plasenta, kondisi ini sering terjadi dan memicu kematian pada 90 persen bayi kembar dengan kondisi seperti ini.

TTTS terjadi ketika salah satu janin mendapat suplai darah terlalu banyak yang bisa memicu tekanan darah tinggi maupun gagal jantung, sementara janin yang lain kekurangan darah. Kematian pada kondisi ini juga bisa terjadi karena janin mengalami gagal ginjal maupun cerebral palsy.

salam kenal

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top