Restoran Tokyo Menjual Makanan dari Tanah

Posted By atankz Saturday, March 30, 2013 7:17:17 PM
Rated 5 stars based on 1 vote.
Add to Favorites1
Author Message
atankz
 Posted Saturday, March 30, 2013 7:17:17 PM
Leluhur

Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, April 1, 2013 7:23:41 PM
Posts: 6,330, Visits: 3,988

Restoran Ne Quittez Pas yang berada di Tokyo memiliki beberapa menu yang cukup aneh dan lain daripada biasanya, yaitu tanah. Restoran yang biasanya menyajikan beragam makanan seafood ala Prancis ini menjual makanan dari tanah semenjak 8 tahun terakhir. Mereka memiliki menu seperti "sup tanah yang disajikan dengan truffle bertanah", "sorbet tanah", dan menu keunggulan restoran tersebut, "kejutan tanah", alias bola kentang berselimuti tanah yang didalamnya berisi truffle. Harga makanan ini cukup mahal sekitar Rp 1 juta. Toshio Tanabe, koki sekaligus pemilik restoran memiliki alasan khusus mengapa dirinya menyajikan menu makanan dari tanah, "Manusia tidak menciptakan lautan, udara atau tanah. Semuanya adalah bagian dari alam, dan semuanya seperti hidup dalam pengertiannya masing-masing," kata Tanabe. Sebelum menjadi "bumbu" makanan, tanah yang digunakan sebelumnya dimasak terlebih dahulu dan ditaruh ke dalam sebuah saringan agar pasir-pasirnya hilang.

Restoran Ne Quittez Pas yang berada di Tokyo memiliki beberapa menu yang cukup aneh dan lain daripada biasanya, yaitu tanah. Restoran yang biasanya menyajikan beragam makanan seafood ala Prancis ini menjual makanan dari tanah semenjak 8 tahun terakhir. Mereka memiliki menu seperti "sup tanah yang disajikan dengan truffle bertanah", "sorbet tanah", dan menu keunggulan restoran tersebut, "kejutan tanah", alias bola kentang berselimuti tanah yang didalamnya berisi truffle. Harga makanan ini cukup mahal sekitar Rp 1 juta. Toshio Tanabe, koki sekaligus pemilik restoran memiliki alasan khusus mengapa dirinya menyajikan menu makanan dari tanah, "Manusia tidak menciptakan lautan, udara atau tanah. Semuanya adalah bagian dari alam, dan semuanya seperti hidup dalam pengertiannya masing-masing," kata Tanabe. Sebelum menjadi "bumbu" makanan, tanah yang digunakan sebelumnya dimasak terlebih dahulu dan ditaruh ke dalam sebuah saringan agar pasir-pasirnya hilang.

salam kenal

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top