Kasus Jual Beli Online Kontraversial di Indonesia

Posted By atankz Saturday, March 30, 2013 7:56:25 PM
Rated 5 stars based on 1 vote.
Add to Favorites1
Author Message
atankz
 Posted Saturday, March 30, 2013 7:56:25 PM
Leluhur

Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, April 1, 2013 7:23:41 PM
Posts: 6,330, Visits: 3,988


1. Penjualan Sepasang Bayi


Ada banyak pasangan yang belum dikaruniani anak. Demi memiliki buah hati, sepasang orang tua bahkan mengadopsi bayi untuk diasuh sebagai anak kandung. Nah, fenomena tersebut ternyata dimanfaatkan oleh seseorang di Kalimantan Barat. Dalam situs jual beli online tokobagus.com, seseorang dengan nama akun Farkhan menawarkan bayi lucu berusia 18 bulan lengkap dengan fotonya. Bayi tersebut dihargai 10 juta rupiah dan ternyata ada banyak peminat yang menelepon penjual bayi tersebut (1/1/2013).


Namun orang yang bernama Farkhan tersebut mengaku bahwa dia tidak tahu menahu perihal penjualan bayi tersebut. Dia menduga bahwa seseorang telah mengerjainya. Entah benar atau tidak, beberapa waktu setelah kehebohan akibat penjualan bayi, situs tokobagus pun menghapus iklan tersebut.


2. Penjualan Masjid Agung Tasikmalaya




Kasus jual beli online kontroversial berikutnya terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Kembali situs tokobagus.com memasang iklan penjualan Masjid Agung kota Tasikmalaya seharga 50 juta rupiah (27/2). Pemasang iklan tersebut menggunakan nama Widya dan menimbulkan kontroversi di masyarakat Tasikmalaya.


Diduga bahwa iklan tersebut sengaja dipasang untuk menimbulkan keresahan warga Tasikmalaya. Sementara itu, Walikota Budi Budirman mengaku tidak tahu menahu dengan penjualan masjid ini. Menanggapi kasus jual beli online tersebut, walikota bekerjasama dengan kepolisian untuk mengusut iklan kontroversial tersebut. Namun hingga kini belum ada kejelasan dari hasil penyidikan.


3. Penjualan Ginjal





Entah apa yang ada di benak pemuda nekad bernama Fahmi di Banten ini. Ia memasang iklan jual beli online di Forum Jual Beli Kaskus dan barang yang ditawarkannya adalah ginjalnya sendiri (10/3). Akibat keadaan ekonomi dan tak sanggup membiayai perawatan ayahnya, Fahmi menawakan ginjalnya seharga 50 juta rupiah. Atas saran dari anggota Kaskus lainnya, Fahmi dianjurkan untuk mencari solusi lain.


Dia mengaku paham dengan risiko hukum yang akan diterima namun sudah pasrah asalkan ada yang mau membeli ginjalnya dan bisa menyembuhkan penyakit ayahnya. Bahkan dia rela dimasukkan bui asalkan ayahnya bisa terbebas dari penyakit darah tinggi.




salam kenal

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top