Tradisi Pembantaian Paus Secara Massal di Gulfstream

Posted By benny.bucok Tuesday, February 19, 2013 8:53:42 AM
Rated 5 stars based on 1 vote.
Add to Favorites3
Author Message
benny.bucok
 Posted Tuesday, February 19, 2013 8:53:42 AM
Dedengkot

Dedengkot - (18,826 reputation)Dedengkot - (18,826 reputation)Dedengkot - (18,826 reputation)Dedengkot - (18,826 reputation)Dedengkot - (18,826 reputation)Dedengkot - (18,826 reputation)Dedengkot - (18,826 reputation)Dedengkot - (18,826 reputation)Dedengkot - (18,826 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Wednesday, September 28, 2016 3:52:35 PM
Posts: 473, Visits: 547
Paus adalah salah satu hewan yang dilindungi karena hampir punah? Namun, di sebuah daerah di Eropa, malah ada tradisi pembantaian paus secara massal. Daerah tersebut adalah Gulfstream.

Setiap tahun ratusan ikan paus akan menemui ajal di perairan Gulfstream. Pasalnya, para penduduk pulau Faroe akan menangkap dan membunuh paus pilot (Globicephala melena) sebagai bagian dari tradisi tahunan mereka.




Paus tersebut dibantai, dimana para warganya akan berburu paus secara tradisional yang disebut 'Grindadrap'. Daging-daging paus yang sudah mati tersebut tidak akan dijual, melainkan akan dibagikan kepada masyarakat.

Oleh karena itu jangan heran jika laut di Kepulauan Faroe di utara Eropa akan berubah warna menjadi merah darah. Karena ratusan paus ini akan dibunuh oleh penduduk setempat setiap tanggal 22 November, sebagai bagian dari budaya berburu paus tahunan mereka.


Ritual dilanjutkan dengan para pemburu paus yang berkerumun di teluk. Kemudian para pemburu tersebut akan memotong paus yang terdampar, dan meninggalkan hewan-hewan malang ini mati kehabisan darah perlahan-lahan.






Pulau Faore sendiri merupakan sebuah provinsi di Denmark, di mana penangkapan ikan paus dilarang! Namun hukum Kepulauan Faroe memperbolehkan pembantaian massal paus pilot, paus berparuh dan lumba-lumba dalam rangka tradisi tahunan.

Penangkapan ikan paus di Kepulauan Faroe di Atlantik Utara ini telah dipraktekkan sejak lama. Daging dan lemak dari paus pilot telah lama menjadi bagian dari makanan sehari-hari di pulau tersebut.


Sumber :
jadiberita.com


dont judge book by the cover.......................................................................................................................................................................................54321

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top