Dimas Rahmatulloh#Exploreyourstory#Syndromebahasa

Posted By Dimas Rahmatulloh Wednesday, October 22, 2014 5:51:14 PM
Add to Favorites2
Author Message
Dimas Rahmatulloh
 Posted Wednesday, October 22, 2014 5:51:14 PM
Pendatang

Pendatang - (152 reputation)Pendatang - (152 reputation)Pendatang - (152 reputation)Pendatang - (152 reputation)Pendatang - (152 reputation)Pendatang - (152 reputation)Pendatang - (152 reputation)Pendatang - (152 reputation)Pendatang - (152 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Saturday, November 1, 2014 4:09:43 PM
Posts: 2, Visits: 6
152

DABELYUI SI AI

Seorang anakkampung yang dulu hanya menghabiskan waktu bermain layang-layang di sawah kinitelah hidup di kota yang keadaan lingkungannya sangatlah berbeda, yaitu sayasendiri. Sebuah pengalaman yang menarik yang tidak akan saya lupakan ketikasaya diterima bekerja di salah satu perusahaan terbesar di Indonesia yang manaruang dan waktu yang baru telah menuntut saya untuk menyesuaikan situasi dankondisi di lingkungan tersebut. Banyak penyesuaian yang saya alami terutamadalam segi bahasa nonbaku yang biasa digunakan sehar-hari untuk berkomunikasisesama rekan kerja.

Ada salah saturekan kerja sedang bercerita ketika ada jam makan siang di kantor. Diabercerita tentang apa yang dicurhatkan neneknya kepadanya. Teman rekan sayabercerita :

Pada suatu malam,saya melihat nenek sedang duduk di teras rumah sendirian pada malam bulanpurnama. Kelihatannya nenek sedang sedih dan ada sesuatu yang beliau pikirkanmaka aku memutuskan untuk menghampirinya. “Ada apa nek, kok duduk sendirian di sini,apakah nenek ada masalah ? Saya lihat kelihatannya ada yang dipikirkan. Ceritapada saya nek.” Tanya saya. Beliau hanya diam tak merespon apapun dari ucapansaya. Namun beberapa menit kemudian, Nenek menanggapi, “Tidak apa-apa keles cucuku, Woles saja. Malam iniNenek lagi nge-Galau saja, teringat waktu muda dulu semasa kakekmu masih ada.Aku sangat merindukan bebebku. Dulu waktu masa perslop, kakekmu selalu membelikan Nenek Dabelyui si ai pakai caostomat, makanan favorit Nenek dulu. Kakekmu memang cocwit.””Hehehe, embegitu ya, sabar ya Nek.” Sahut saya.

Semua teman rekankerja yang lain tidak berhenti untuk tertawa namun saya hanya tersenyum sedikitikut-ikutan memecah suasana.

Karena saya tidakmengerti banyak tentang makna kata yang asing bagi saya, saya berniat untukbertanya apa kata unik yang diucapkan seorang Nenek dalam cerita pada temanrekan kerja saya. Kemudian satu per satu dari mereka menjelaskan, “Keles itusama dengan kali. Woles itu kata yang dibalik dari bahasa Inggris Slow.Galau itu seseorang yang lagi sedih karena sesuatu yang diinginkan tidaktercapai. Bebeb itu panggilan sayang anak muda sekarang. Pers lopitu dari kata First Love, karena gigi nenek udah habis jadi pengucapannyatidak sempurna. Dabelyui si ai itu kepanjangan dari WECI (gorengan) makanankering. Caos itu saus. Dan cocwit itu So Sweet yang diucapkan padapasangannya dengan penuh kemanjaan.”

Setelah mendengarpenjelasan itu, saya langsung tertawa terbahak-bahak sendirian sampai perut inginpecah tak mampu untuk membendungnya. Yang membuat saya sangat heran bahwaternyata tidak hanya para anak muda zaman sekarang saja yang bisa gaul namunnenek-nenek pun yang sudah berumur 80 tahun pun bisa terkena virus “SyndromBahasa” untuk menjadi gaul. Akhirnya saya memutuskan menggunakan kata-kata unikitu dalam berkomunikasi dengan teman rekan kerja kantor dan membuat pertemanankami lebih erat dan akrab. Sungguh pengalaman yang unik dan menarik.

“Woles-woles. Masakgue kalah sama seorang Nenek, Lo aja Keles.”

SEKIAN DAN TERIMA KASIH

ulfa44
 Posted Wednesday, February 10, 2016 5:24:35 PM
Pentolan

Pentolan - (1,209 reputation)Pentolan - (1,209 reputation)Pentolan - (1,209 reputation)Pentolan - (1,209 reputation)Pentolan - (1,209 reputation)Pentolan - (1,209 reputation)Pentolan - (1,209 reputation)Pentolan - (1,209 reputation)Pentolan - (1,209 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Thursday, December 1, 2016 10:24:47 PM
Posts: 421, Visits: 424
bagus gan ceritanya uplod yang banyak gan menarik sekali





Jual Ranjang Rumah sakit | Jual Hand Pallet

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top