Pelajaran bisnis dan sukses yang tidak diajarkan di sekolah

Posted By prattina Friday, November 14, 2014 8:31:56 PM
Add to Favorites0
Author Message
prattina
 Posted Friday, November 14, 2014 8:31:56 PM
Warga Baru

Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Thursday, April 2, 2015 8:31:15 PM
Posts: 7, Visits: 26
207

Pelajaran bisnis dan sukses dibawah ini berharga untuk diketahui

Beberapa tahun yang lalu, karena frustrasi oleh ketidaksuksesan, saya membuat keputusan untuk mulai menjangkau dan belajar dari orang sukses.

Saat saya menulis artikel ini, saya mencoba mempelajari banyak pengusaha sukses dari seluruh dunia. Cerita dan nasihat kolektif mereka telah menghadiahkan sebuah pelajaran bisnis dan sukses yang tidak diajarkan di sekolah ataupun perguruan tinggi.

Berikut adalah 7 pelajaran penting tentang bisnis dan keberhasilan yang saya pelajaridari orang-orang sukses tersebut:

1. Sukses adalah tentang 90% kegagalan

Beberapa orang mendefinisikan sukses sebagai melakukan segalanya dengan tepat dan benar untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Mereka melihat kegagalan sebagai sesuatu yang harus dihindari sebisa mungkin. Mereka mencoba untuk membuat rencana yang baik dan mereka hanya mengambil tindakan jika mereka yakin bahwa rencana mereka akan bekerja. Mereka mencoba untuk menghindari kegagalan, berpikir bahwa dengan menghindari kegagalan mereka akan mencapai sukses.

Salah satu hal yang saya telah pelajari dari orang-orang sukses adalah bahwa mereka semuanya sudah pernah merasakan kegagalan dan kegagalan mereka sering mendahului keberhasilan mereka. Ini membuat saya menyimpulkan bahwa kegagalan seseorang benar-benar berfungsi sebagai batu loncatan untuk keberhasilan mereka. Oleh karena itu jika Anda mencoba menghindari kegagalan pada dasarnya Anda juga menghindari sukses.

Berhenti khawatir tentang kegagalan dan tetap fokus pada hasil Anda. Ketika Anda mendapatkan hasil yang Anda inginkan, Anda bisa menyebutnya sebuah kesuksesan. Ketika Anda tidak mendapatkan hasil yang Anda inginkan, Anda mendapatkan jawaban dari rencana Anda yaitu Anda perlu mengubah strategi Anda.

Jangan takut untuk mengambil tindakan walapun tidak memberikan sebuah janji keberhasilan. Lebih baik mengambil tindakan yang salah dan mengubah haluan daripada tidak mengambil tindakan apapun sama sekali. Kurangi ekspektasi Anda dengan beranggapan bahwa 90% usaha Anda akan gagal. Kadang-kadang Anda harus belajar mencari apa yang tidak bekerja dengan baik untuk menemukan apa yang seharusnya bekerja.

2. Menyewa bantuan. Orang-orang hebat tidak semahal seperti yang Anda pikirkan

Kita hidup dalam ekonomi global yang terhubung secara digital. Ini berarti bahwa kita semua memiliki akses ke kolam berisi individual-individual terampil dan bertalenta dengan harga yang sangat kompetitif. Bahkan jika Anda bukan pemilik bisnis, Anda bisa menyewa bantuan secepatnya. Anda akan takjub melihat berapa banyak waktu berharga Anda bisa terselamatkan jika Anda memanfaatkan waktu dan keahlian orang lain.

Anda bisa menyewa freelancer atau tenaga ahli dengan biaya yang tidak semahal memperkerjakan orang. Internet memberikan begitu banyak individual-individual hebat yang bersedia untuk dibayar per proyek.

3. Jangan terlalu terikat pada ide-ide Anda. Uji ide Anda sebelum Anda berinvestasi di ide Anda

Saya pernah bertemu seseorang yang mengatakan kepada saya bahwa mereka punya ide yang benar-baru baru yang akan membuat terobosan baru. Ada satu masalah: mereka menolak untuk memberitahu siapa pun tentang ide mereka adalah karena mereka takut seseorang akan mencuri ide itu. Orang ini gagal untuk mengenali bahwa ide tersebut sebenarnya memiliki nilai kecil. Yang bernilai adalah eksekusi dari ide tersebut.

Ide di dunia ini tidak akan pernah habis. Ide-ide baru selalu lahir setiap hari. Apakah mereka semua baik? Tentu saja tidak. Sampai ide itu benar-benar dilaksanakan, ada cara untuk mengetahui betapa berharganya suatu ide, yaitu:

Pengujian ide dalam skala kecil untuk melihat apakah hasil yang dicapai jauh lebih bijaksana daripada investasi waktu, tenaga dan sumber daya untuk mendapatkan bahwa ide tersebut tidak bekerja. Lepaskan ide-ide buruk lebih awal dan cepat. Lebih banyak ide baru akan selalu datang kepada Anda dengan melepaskan ide-ide buruk.

4. Membangun jaringan itu baik, tapi lebih baik lagi membangun sebuah relasi

Dalam konteks Bisnis, Jaringan biasanya didefinisikan sebagai "berinteraksi dengan orang lain untuk bertukar informasi dan mengembangkan kontak, terutama untuk melanjutkan satu karir untuk hubungan profesional." Itu adalah definisi yang to the point dan ya jaringan dapat menghasilkan banyak manfaat. Masalahnya adalah bahwa kebanyakan orang belum pernah diajarkan bagaimana untuk melakukannya dengan benar.

Untuk membangun sebuah jaringan yang kuat, menggeser fokus Anda dari mengumpulkan kontak ke membangun sebuah relasi.

Belajar untuk tertarik pada orang yang Anda temui. Mendorong mereka untuk berbicara tentang diri mereka sendiri. Tanyakan kepada mereka tentang proyek-proyek saat ini dan mencari tahu jika ada tantangan yang sedang dihadapi. Menawarkan saran berguna, ide, atau pengenalan kepada orang lain yang dapat membantu mereka. Memberikan tanpa imbalan. Anda akan segera menemukan bahwa ketika Anda tanpa pamrih menambahkan nilai kepada orang lain, mereka akan dengan senang hati kembali kepada kebaikan Anda di masa depan.

5. Jadikan orang sukses sebagai model Anda tapi jangan mencoba untuk menjadi seperti mereka

Terlepas dari industri Anda, mungkin akan ada orang lain yang ada di depan yang Anda anggap lebih berhasil daripada diri Anda. Tidak ada masalah dengan ini. Bahkan, salah satu cara yang paling efisien untuk berhasil dalam industri apa pun dengan cepat adalah untuk belajar dari prinsip-prinsip dan model strategi mereka yang sudah sukses. Tapi selalu ingat satu hal: Anda bukanlah mereka.

Pelajari dan terapkan apa yang telah bekerja pada orang lain untuk melihat apakah itu akan bekerja untuk Anda, tapi tidak pernah mencoba menjadi sesuatu yang bukan Anda. Ingat bahwa Anda unik. Lakukan apa yang Anda rasa benar dan sesuai dengan Anda. Selalu menjadi otentik. Jangan terjebak dengan membandingkan diri dengan orang lain. Kita semua harus mulai dari mana kita berasal dan apa yang kita miliki.

6. Hasil berbicara lebih lantang daripada gelar

Saya pasti menghargai dedikasi dari orang yang berinvestasi bertahun-tahun untuk memperoleh derajat dan gelar untuk memajukan karier mereka, tapi realitas yang sebenarnya adalah bahwa sebuah gelar tidak selalu berdiri sama rata dengan kesuksesan seseorang. Pada kenyataannya, banyak orang yang berkualifikasi sering menemukan diri mereka tanpa pekerjaan atau tidak mengawali karir mereka di industri dimana mereka memiliki gelar yang mereka dapat karena alasan-alasan yang diluar kendali mereka.

Kita hidup dalam ekonomi berbasis hasil. Untuk memastikan keberhasilan Anda terlepas dari industri Anda, Anda harus menguasai sebisa mungkin semua keterampilan yang akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan hasil. Jika Anda seorang pengusaha, Anda harus belajar bagaimana untuk mendapatkan hasil untuk bisnis Anda. Jika Anda bekerja untuk orang lain, temukan apa hasil yang mereka inginkan dan bantu mereka mendapatkannya.

7. Perjalanan menuju sukses adalah hadiahnya

Pelajaran akhir yang saya ingin bagi dengan Anda adalah untuk menikmati perjalanan menuju sukses yang Anda cari. Masalahnya dengan ambisi adalah ambisi itu menyebabkan kita untuk mengejar masa depan, dan sering berujung dengan mengorbankan akan rasa untuk menghargai keadaan dan situasi hari ini. Berhenti sejenak dan coba untuk merefleksikan kembali apa yang sudah Anda lalui. Hargai dan puji diri Anda akan seberapa jauh Anda sudah berjalan. Tetap fokus pada hasil yang Anda inginkan dan menghormati proses yang diperlukan untuk menciptakan hasil itu.

Bermimpi dan bercita-cita yang besar bukan karena apa yang akan Anda dapatkan ketika Anda mencapai mimpi dan cita-cita Anda tetapi untuk apa yang menjadikan diri Anda dalam proses menuju mimpi atau cita-cita Anda. Apa yang menjadikan diri Anda dalam usaha mencapai mimpi Anda lebih berharga dari mimpi Anda sendiri.

sumber : Prattina



Prattina
http://prattina.com
Majalah Inspirasi Digital

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top