Mengubah kegagalan sebagai acuan untuk sukses

Posted By prattina Tuesday, February 24, 2015 5:04:21 PM
Add to Favorites1
Author Message
prattina
 Posted Tuesday, February 24, 2015 5:04:21 PM
Warga Baru

Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)Warga Baru - (207 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Thursday, April 2, 2015 8:31:15 PM
Posts: 7, Visits: 26
207

Kegagalan adalah penundaan, bukan kekalahan; memutar balik, bukan jalan buntu

Anda tidak perlu merasa sulit untuk melihat proses evolusi kegagalan menjadi sebuah kesuksesan.

Sudah banyak cerita tentang kegagalan yang berujung kesuksesan.Bagaimana Bill Gates yang putus sekolah dari Harvard hanya untuk mewujudkan bisnisnya.

Albert Einstein tidak bisa berbicara sampai ia berumur 4 tahun dan tidak bisa membaca sampai ia berumur 7 tahun yang membuat guru dan orang tuannya berpikir dia adalah seorang cacat mental. Ia dikeluarkan dari sekolah dan ditolak untuk bersekolah di Politeknik Zurich.

Faktanya adalah bahwa siapa pun yang telah mencapai sesuatu yang besar pernah berada di beberapa titik yang membuat mereka merangkul kegagalan daripada membiarkan kegagalan menahan mereka untuk terus berjalan.

Kegagalan tanpa diduga seringkali melicinkan jalan kita menuju sukses dan memberikan sebuah izin untuk memperbaiki apa yang tidak tercapai.

Kuncinya adalah bagaimana kita menanggapi kegagalan. Berikut 7 alasan bagaimana mengubah kegagalan sebagai acuan untuk sukses.

1. Kegagalan adalah alasan untuk menyelidiki

Cari tahu apa yang salah, daripada siapa harus disalahkan. Penyelidikan membantu kita menentukan apakah ada kurangnya informasi atau pelatihan yang menjadi akar masalah, jadi kita tahu apa yang harus ditopang.

2. Kegagalan adalah alasan untuk belajar

Jika Anda tidak siap untuk menjadi salah, Anda tidak pernah akan datang dengan sesuatu yang asli. Ketika Anda mengambil risiko, Anda belajar bahwa akan ada saat-saat Anda berhasil dan saat-saat ketika Anda gagal dan Anda akan sadar keduanya sama pentingnya.

3. Legagalan adalah alasan untuk mengatasi ketakutan

Segala sesuatu yang Anda inginkan biasanya ada di sisi lain yaitu ketakutan. Kita semua mengalami kekecewaan, kekalahan dan keputusasaan, ini adalah kesempatan Anda untuk membuat hal ini menjadi alat untuk menunjukkan kepada kita sebuah cara baru. Luangkan waktu Anda untuk mengevaluasi dan menganalisa apa yang telah Anda pelajari dan mempertimbangkan bagaimana Anda dapat mencapai hasil yang baru.

4. Kegagalan adalah alasan untuk bertanggung jawab

Kegagalan tidak selamanya fatal, tapi kegagalan untuk sebuah kemungkinan untuk perubahan. Kegagalan akan membuat kita dan mendorong kita bertanggung jawab dengan mengingatkan kita perbedaan antara membuat kesalahan dan membuat kesalahan yang sama.

5. Kegagalan adalah alasan untuk beralih.

Kegagalan adalah penundaan, bukan kekalahan; memutar balik, bukan jalan buntu. Pergeseran dari penundaan ke sebuah tekad, negatif ke positif dan negatif menjadi rasa optimis.

6. Kegagalan adalah alasan untuk mengatasi kesulitan

Setiap kesulitan, setiap kegagalan, setiap sakit hati membawa benih manfaat yang sama atau jauh lebih besar. Anda dapat membangun sesuatu dari kegagalan. Anda dapat menggunakannya sebagai batu pijakan.

7. Kegagalan adalah alasan untuk inovasi.

Ketika kita memberi diri kita izin untuk gagal, kita memberi diri kita sebuah izin untuk mencoba menjadi unggul dan berinovasi. Kegagalan berarti Anda mencoba hal baru, belajar hal-hal baru, dan mendorong diri Anda ke sebuah arah yang baru.

Kita berbicara tentang keberhasilan sepanjang waktu, tetapi kita juga perlu sebuah waktu untuk memberikan kegagalan bagi diri kita karena seringkali kegagalan berubah menjadi sebagai katalis untuk kebesaran dan cara untuk sukses.

sumber: Prattina



Prattina
http://prattina.com
Majalah Inspirasi Digital

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top