Cara Kerja Google Voice Mirip Otak Manusia

Posted By riski Friday, February 22, 2013 2:49:48 AM
Rated 5 stars based on 1 vote.
Add to Favorites6
Author Message
riski
 Posted Friday, February 22, 2013 2:49:48 AM
Dedengkot

Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)
Group: Awaiting Activation
Last Active: Sunday, August 10, 2014 6:53:47 AM
Posts: 261, Visits: 55
http://images.detik.com/content/2013/02/20/398/androidvoice.jpg

Perintah suara pada perangkat pintar kian populer, salah satunya Google Voice Search yang ada pada Android Jelly Bean. Hebatnya, ternyata sistem ini bekerja bak otak manusia.

Perintah suara mulai menggaung setelah kemunculan Siri Apple di iPhone 4S pada akhir 2011 lalu. Fitur ini bisa digunakan untuk mencari restoran terdekat, melihat ramalan cuaca, memeriksa jadwal, dan beberapa hal ringan lain hanya dengan memerintahnya.

Saat itu Google Voice masih sebatas perintah suara dan belum bisa dibilang pesaing Siri, namun lambat laun fungsinya menjadi luas dan lebih canggih hingga menjadi alternatif Siri yang cukup memikat.

Namun di balik fungsi Google Voice yang mudah digunakan itu ternyata cara kerjanya tergolong rumit. Bahkan bisa disetarakan dengan sistem otak manusia yang dihuni oleh berjuta-juta syaraf.

"Ketika Anda berbicara dengan Google Voice, maka spectrogram yang diucapkan akan dipecah dan dikirim ke delapan server Google. Data ini kemudian diolah menggunakan model jaringan syaraf," kata Vincent Vanhoucke, ilmuwan Google yang membuat aplikasi tersebut.

Lebih lanjut Vanhoucke menjelaskan bagaimana cara kerja Google Voice yang seluruh prosesnya dikerjakan di 'awan'. Google juga mengklaim punya banyak sekali pola suara yang bisa dipakai untuk mengenali perintah yang disebutkan, dan pola-pola ini terus dikembangkan agar bisa lebih presisi mengenali perintah pengguna.



Ada beberapa tahap sebelum Google Voice mengenali apa yang diperintahkan penggunanya. Pertama, sistem akan coba mengenali konsonan dan vokal dari pengguna, data ini kemudian dipakai untuk 'menebak' perintah yang dimaksud.

Namun bukan asal tebak, di sini Google mengklaim memiliki pola menjawab dengan menggunakan pola syaraf yang ada di otak manusia. Sehingga hasil yang diharapkan bisa lebih presisi dan mesin bisa menjawab secara alami.

Tak hanya di perintah suara, konon Google akan menggunakan pola otak manusia ini untuk mengembangkan berbagai produk mereka lainnya.

Pun demikian, tetap harus diakui bahwa hasil karya manusia tak akan pernah bisa dibandingkan dengan ciptaan Tuhan yang jauh lebih sempurna.





riski Marked As Answer
 Posted Friday, February 22, 2013 3:09:00 AM
Dedengkot

Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)Dedengkot - (10,555 reputation)
Group: Awaiting Activation
Last Active: Sunday, August 10, 2014 6:53:47 AM
Posts: 261, Visits: 55
up-up
dikyfiver
 Posted Friday, February 22, 2013 11:35:27 AM
Pamong

Pamong - (2,874 reputation)Pamong - (2,874 reputation)Pamong - (2,874 reputation)Pamong - (2,874 reputation)Pamong - (2,874 reputation)Pamong - (2,874 reputation)Pamong - (2,874 reputation)Pamong - (2,874 reputation)Pamong - (2,874 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Saturday, April 20, 2013 1:52:03 AM
Posts: 83, Visits: 46
teknologi semakin canggih aja,,semoga terkendali dg keadaan alam sekitar
darinol
 Posted Monday, February 25, 2013 4:31:02 PM
Pamong

Pamong - (3,058 reputation)Pamong - (3,058 reputation)Pamong - (3,058 reputation)Pamong - (3,058 reputation)Pamong - (3,058 reputation)Pamong - (3,058 reputation)Pamong - (3,058 reputation)Pamong - (3,058 reputation)Pamong - (3,058 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, August 22, 2014 11:41:45 PM
Posts: 59, Visits: 1,810
riski (2/21/2013)
http://images.detik.com/content/2013/02/20/398/androidvoice.jpg

Perintah suara pada perangkat pintar kian populer, salah satunya Google Voice Search yang ada pada Android Jelly Bean. Hebatnya, ternyata sistem ini bekerja bak otak manusia.

Perintah suara mulai menggaung setelah kemunculan Siri Apple di iPhone 4S pada akhir 2011 lalu. Fitur ini bisa digunakan untuk mencari restoran terdekat, melihat ramalan cuaca, memeriksa jadwal, dan beberapa hal ringan lain hanya dengan memerintahnya.

Saat itu Google Voice masih sebatas perintah suara dan belum bisa dibilang pesaing Siri, namun lambat laun fungsinya menjadi luas dan lebih canggih hingga menjadi alternatif Siri yang cukup memikat.

Namun di balik fungsi Google Voice yang mudah digunakan itu ternyata cara kerjanya tergolong rumit. Bahkan bisa disetarakan dengan sistem otak manusia yang dihuni oleh berjuta-juta syaraf.

"Ketika Anda berbicara dengan Google Voice, maka spectrogram yang diucapkan akan dipecah dan dikirim ke delapan server Google. Data ini kemudian diolah menggunakan model jaringan syaraf," kata Vincent Vanhoucke, ilmuwan Google yang membuat aplikasi tersebut.

Lebih lanjut Vanhoucke menjelaskan bagaimana cara kerja Google Voice yang seluruh prosesnya dikerjakan di 'awan'. Google juga mengklaim punya banyak sekali pola suara yang bisa dipakai untuk mengenali perintah yang disebutkan, dan pola-pola ini terus dikembangkan agar bisa lebih presisi mengenali perintah pengguna.


Ada beberapa tahap sebelum Google Voice mengenali apa yang diperintahkan penggunanya. Pertama, sistem akan coba mengenali konsonan dan vokal dari pengguna, data ini kemudian dipakai untuk 'menebak' perintah yang dimaksud.

Namun bukan asal tebak, di sini Google mengklaim memiliki pola menjawab dengan menggunakan pola syaraf yang ada di otak manusia. Sehingga hasil yang diharapkan bisa lebih presisi dan mesin bisa menjawab secara alami.

Tak hanya di perintah suara, konon Google akan menggunakan pola otak manusia ini untuk mengembangkan berbagai produk mereka lainnya.

Pun demikian, tetap harus diakui bahwa hasil karya manusia tak akan pernah bisa dibandingkan dengan ciptaan Tuhan yang jauh lebih sempurna.





teknologi tinggi tetapi tetap mengasah otak manusia..
seperti Apple, membuat pengguna device nya makin pintar... karena mengembangkan otak kiri dan kanan


.:: darinol is IT ENTHUSIAST ::.
atankz
 Posted Sunday, March 3, 2013 9:40:06 PM
Leluhur

Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)Leluhur - (224,493 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, April 1, 2013 7:23:41 PM
Posts: 6,330, Visits: 3,988
yano45 (2/26/2013)
bahkan manusiapun bisa dikalahkan sama teknologi......:)
stuju


salam kenal
Rikaro.Ramadi Marked As Answer
 Posted Wednesday, March 6, 2013 5:12:16 PM
Leluhur

Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)Leluhur - (170,105 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Friday, October 14, 2016 9:16:19 PM
Posts: 5,166, Visits: 30,436
tetep aja cangihan manusia, kan yang nyiptain manusia juga :)
EarthSky
 Posted Friday, March 8, 2013 1:10:55 AM
Tetua

Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)Tetua - (38,470 reputation)
Group: Forum Members
Last Active: Monday, October 27, 2014 11:37:34 PM
Posts: 2,411, Visits: 3,079
Nice share..
lanjutkan sharenya..
sekalian sundul deh..

salam IT..

Reading This Topic

Expand / Collapse

Back To Top