|
Saya beli card ini dari Bhinneka karena di spec-nya (di situs Adaptec) dicantumkan bahwa card ini support linux. Ternyata setelah card saya terima, dokumentasi untuk instalasi di linux sangat minimal sekali. Bahkan driver yg dibawakan hanya untuk linux distro jaman dahoeloe sekali, yaitu Red Hat 7.x dan 8 serta SuSE 8.x yang notabene sudah lamaaaaaa sekali discontinue. Driver - driver tersebut sepertinya juga tidak kompatibel dengan distro terbaru dari RH dan SuSE, saya belum coba sendiri, hanya review dari internet menyebutkan begitu, karena saya sendiri bermaksud menggunakan card ini dengan OS Ubuntu Server yang ternyata sama sekali tidak mengenali card ini. Meskipun sudah berhasil membuat logical drive (mirror RAID 1) di BIOS-nya tetapi Ubuntu masih mengenalinya sbg 2 buah HDD independen, tidak beda dengan port SATA di motherboard biasa.
Info aja, card ini bukan hardware-RAID, tapi hanya sekedar emulator / software RAID atau juga disebut fake-RAID (RAID palsu), fungsi RAID dijalankan dari BIOS di card ini. Card ini baru akan bekerja kalau driver-nya diinstall dulu di OS, sayangnya tidak ada driver tersedia untuk OS Linux keluaran sekarang.
Saya sudah menghubungi Support di Adaptec tapi sampai hari ini belum mendapat balasan sama sekali. Jadi kalau anda bermaksud mengawinkan card ini dengan Linux, sebaiknya dipikir ulang. Kecuali tentunya anda mau menggunakan Linux jadul atau MS Windows (saya juga belum melihat ada driver untuk Vista).
Satu - satunya kelebihan card ini hanya harganya yg relatif murah dibanding card lain, tapi ternyata murahnya karena card ini hanya emulator RAID bukan hardware RAID sungguhan, sungguh sangat mengecewakan !
|