Alasan utama saya memilih produk ini adalah karena batre yang digunakan adalah tipe AA, yang sangat mudah didapat dengan harga yang murah. Sayangnya kamera digital yang ada di pasaran yang menggunakan batre tipe AA hanyalah kamera kelas lowend. Sebagai kamera kelas lowend, Panasonic DMC-LS5 memiliki semua fitur yang saya butuhkan.
Mode scene yang cukup banyak merupakan salah satu keunggulan kamera ini. Tetapi banyaknya mode scene ini cukup memakan waktu dalam memilih mode scene yang tepat. Tetapi untungnya ada fitur intelligent auto yang cukup membantu sehingga moment apapun dapat diabadikan dengan hasil yang cukup baik. Bahkan dengan mode ini saya dapat memotret kipas angin yang sedang berputar, dengan hasil seolah-olah kipas angin tersebut dalam posisi diam. Cukup impresif.
Hasil rekaman video cukup baik, dengan frame rate yang cukup tinggi, rekaman video terlihat mulus pada resolusi HD.
Kamera ini juga tidak boros daya. Penggunaan batre cukup awet, bahkan setelah dua hari pemakaian (sekitar 200 shoot) indikator batre baru berkurang satu bar.
Satu-satunya kelemahan yang saya temui pada kamera ini adalah pada autofokus yang kurang baik. Saat tombol shutter ditekan setengah, terkadang autofokus tidak menemukan titik fokus yang tepat sehingga harus beberapa kali dicoba untuk mendapatkan titik fokus yang diinginkan.
Dengan fitur yang melimpah dan harga yang relatif murah, bagaimanapun kamera ini tetap layak untuk dimiliki.