| |
| 196 of 213 people found the following review helpful: |
By Pratama Nurasikin on
|
   
|
|
Mana Refill-nya ?
|
Saya sudah beli Epson L100. Bagus, karena harganya pantas untuk kemampuannya. Kesan pertama adalah ukurannya yang imut, lebih kecil dari printer saya yang lain. Penampilan juga keren, dengan kotak tinta original besar di sisi kiri. Lambang " Untuk Indonesia " di sisi depan memberi rasa bangga membeli Epson L100, yang khusus diproduksi utk pasar Indonesia. Petunjuk manual dalam Bahasa Indonesia, lengkap dan mudah diikuti. Instalasi ringkas dan cepat. Cocok untuk pemula, apalagi yang ahli. Uniknya sistem perlindungan botol tinta dengan serial number. Mungkin saya tidak akan bisa refill dengan tinta non-original. Tapi ada masalah, ternyata isi tinta tidak sebanyak perkiraan saya. Jadinya refill tinta sudah harus dibeli, tapi saya belum lihat di menu Bhinnekacom. Semoga secepatnya bisa dicari solusi refill dari Bhinnekacom.
|
| |
|
| 3 of 3 people found the following review helpful: |
By xavince on
|
   
|
|
Review
|
Kelebihan :
1. Top banget perbandingan harga cetak per lembarnya
2. Kualitas cetak top juga untuk teks maupun foto.
Kekurangan :
Cuma satu : Printing speed-nya relatif lambat. Untuk cetak foto uk. A4 dengan kualitas superfine butuh waktu 10 menit per lembar.
|
| |
|
| 1 of 1 people found the following review helpful: |
By tekat dwi cahyono on
|
   
|
|
hemat dan mantap
|
Sudah cukup lama saya mendambakan printer yang tersedia sekaligus dengan infusnya tapi yang asli dari pabrikan. Karena saya pernah lihat digital printer ukuran poster, printernya besar sepanjang 2 meter, dan model tintanya infus, dan itu asli dari pabriknya memang demikian....bahkan headnya pun juga bisa beli terpisah dan legal. Ternyata bayangan itu terjawab dengan printer L100 epson ini. Dua tahun terakhir menggunakan produk ini saya sangat puas dari segi kinerja dan tintanya sangat hemat. Karenanya, tahun ini saya menambah koleksi printer tesebut jadi dua buah. Sebagai masukan pengalaman yang kurang menyenangkan adalah bahan pipa untuk infus terlalu lemah dan sering nyangkut di head (jika printer sudah digunakan lebih dari setahun) alias agak melar. Antisipasinya cukup mudah, tinggal diberikan isolasi pada beberapa titik di jalur tersebut, dan oke kembali, serta kemampuannya cetak yang lebih lambat dibandingkan dengan produk sekelas. Masukan untuk epson, gunakan jalur tinta ke head dengan selang yang lebih kuat dan nggak mudah melar. Trims.
|
| |
|
|
|
By Heru Pranoto on
|
   
|
|
L100
|
L100, printer idaman saat saya masih berstatus mahasiswa baru. maklum saja, melihat beberapa modifikasi non-ori yang dilakukan pada printer-printer EPSON, malah semakin memperburuk keadaan printer. meski beberapa orang tetap bersikukuh, maka dari itulah saya mengidamkan printer yang satu ini. apalagi persembahan khusus EPSON pada L100 ini dengan tulisan "Untuk Indonesia".
Namun sayang, persembahan teknologi yang diinginkan oleh konsumen indonesia belum diikuti oleh harga yang memasyarakat indonesia, hehe (maklum masih mahasiswa). ya, butuh perjuangan untuk sekedar membeli L100.
Sodoran demi sodoran pamflet mengenai printer ini telah saya terima bila saya mengunjungi sebuah pameran, namun saya masih harus gigit jari. semoga tabungan-tabungan ini kedepan bisa menjadi alat tebus bagi L100 ini. L100 memang "Untuk Indonesia"!
|
| |
|
|