Dari dulu saya sudah naksir sama headset keluaran Sennheiser. Pertama nyoba punya temen (lupa serinya) langsung naksir sama suaranya yang asoy. Tidak cuma buat main game dengan suara membahana, namu juga untuk mengedit audio video dan mendengarkan hasil rekaman.
Saya menyukai musik dan kemanapun saya pergi pasti membawa MP3 player (bahkan ketika mau tidur pun MP3 player harus selalu "on"). Selain palyer, headset menjadi poin penting untuk mendengarkan MP3. Dan lagi-lagi, pilihan saya entah mengapa jatuh ke Sennheiser.
Tadinya saya tidak niat beli di Bhinneka, soalnya saya gak punya pengalaman belanja on-line (hehe, maap yak). Saya menggunakan Bhinneka hanya sebagai sumber informasi tentang produk Sennheiser apa yang kira-kira cocok (cocok di telinga dan terutama kantong hehehe). Pas browsing di Bhinneka, alamak, harganya memang gak tanggung-tanggung. Saya maklum karena Sennheiser emang merk wahid.
Nah, setelah sekian lama naik turunin scroll mouse, akhirnya nemu juga Sennheiser HD 201 yg nyaman di kantong. Sempat kesengsem juga sama merk lain macam Philips dgn harga yg gak jauh beda. Tapi setelah tanya sana sini ma temen, cari battle review di internet, dan bolak-balik mikir akhirnya mantap juag membeli produk ini. Untuk pertama kalinya pula saya belanja on-line (horeee..!!).Melalui serangkaian proses yg cukup ribet dan bikin tegang (sempat salah bikin order gara-gara koneksi internet lemot dan katrok-isme saya), akhirnya barang tersebut samapi juga di rumah saya tanpa lecet apapun (untuk packgaing, asuransi, dan delivery system Bhinneka memang jago. two thumbs up!).
Bagaimana setelah dicoba? Dengan rentang frekuensi 21-18rb Hz, dan output maks 108db, suara yang dihasilkan tidak mengcewakan. Suara yang keluar halus, baik di frekuensi rendah berupa desisan musik jazz, bass tidak begitu mantap tapi masih bisa menggebuk detak jantung, maupun ketika mendengarkan musik rock. Melihat harganya yg murah untuk kelas Sennheiser, sangatlah tidak mengecewakan. Rumah busa yang besar cukup enak apalagi buat kuping jeber kayak saya. "Bando"-nya cukup nyaman di kepala, dan bahan plastiknya cukup kuat tapi tetap perlu hati-hati biar tidak patah. Sayang kabelnya puanjang betul kayak mau main layangan, untung ada roll-nya, jadi bisa digantung di saku.
Headset ini sangat asyik untuk main game macam COD4. Bahakan Ketika saya memainkan Mass Effect 2, saya merasa menonton film 3D dengan kulaitas surround sound pada adegan sinematiknya. Gemanya berasa sekali bung, mantap! Bahkan saya seringkali jadi autis kalo sudah pakai ini headset, bahkan pada volume terendah!
Kesimpulannya, jika anda ingin mendapatkan headset dengan harga terjangkau tapi berkualitas bagus, Sennheiser 201 bisa memuaskan hasrat anda. Mau dengerin musik, main game, bahkan nge-dj (headset ini ada adapter jack-nya biar bisa dicolokin ke turn-table), indoor ataupun outdoor.
Saran lain, jangan menonton video 3gp dengan headset ini. headset ini bagus untuk mendengarkan MP3 dan terlalu kuat untuk 3GP. Beware! Lagian kalo mo nonton 3gp pakai headset 15 ribuan sudah cukup hehehe