| |
| 105 of 112 people found the following review helpful: |
By Wiwien Tanjung on
|
   
|
|
Asal Aja nilai AMD
|
1.Techreport yang mengkaji ulang mengenai teknologi BD. Itupun masih dengan mobo dan bios yang sama. Sepertinya sudah terbukti bahwa Asus Crosshair V adalah mobo terburuk untuk BD. MSI 990FX masih lebih baik karena ada peningkatan kinerja, 2% untuk synthetic dan 5% lebih untuk real apps. Tapi yang paling bagus seperti Asrock Fatality yang kinerjanya dahsyat. Tapi mana orang-orang yang review BD pake mobo lain? Karena mission accomplished. Mereka pencet tombol, tulis BD jelek, lalu dilupakan. Padahal banyak yang bisa dipelajari dari review-review yang lain, seperti yang dibawah ini.
2. Saya baca 2 review di Phoronix mengenai overall kinerja dan thread / core scaling. Di Linux, sepertinya BD sangat sangar. Dia agak kurang di single-threading seperti yang ditunjukkan di pov-ray, tetapi di multi-threading dia sangar banget. Dan ini masih pake stock kernel 3.1 rc10 dan belum mendapatkan dispatch scheduler yang bisa menaikan kinerja lebih tinggi lagi. Review ini menunjukkan bahwa BD memang bakal sangar di server dan workstation di mana multi-threading dan throughput sangat penting dibandingkan di desktop. Memang, konsep CMT /shared core tidak sebagus real core, tapi AMD sudah bilang dari dulu bahwa shared core akan mendapatkan kinerja sekitar 80% dari real dual core. Ini terbukti di benchmark thread/core scaling bahwa 8 core BD memiliki kinerja hampir sama dengan 6-7 real core. Tidak seperti Hyperthreading yang kadang-kadang malah menurunkan kinerja (cek perubahan kinerja 6 thread ke 8 thread di i7-990X dan dari 1 thread ke 2 thread di i7-2630QM).
Ini juga mungkin jadi alasan kenapa di preview BD pake Windows 8, kinerja BD bisa naik 10% sedangkan SB bisa turun 5%. Sepertinya Microsoft mendesign Windows 8 agar kernel dan thread schedulingnya lebih multi-threading friendly dan tidak hanya hyper-threading friendly. Nggak heran, dalam multi-threading, Windows 7 dan Server kinerjanya hancur dibandingkan Linux.
3. Waktu saya membandingkan kaji ulang techreport mengenai thread schedulingnya BD di Windows 7 dan membandingkannya dengan thread / core scaling di Linux, saya mendapatkan kesan bahwa kinerja multi-threading BD itu rusak di Windows 7 yang nggak multi-threading friendly dan terlalu hyper-threading friendly. Auto-scheduling di Win7 selalu mengarah ke "shared core" bukan core yang terpisah makannya kinerja auto-scheduling dan "shared-core" selalu hampir sama. Sedangkan di Linux, dia selalu kasih thread baru ke core yang terpisah, sehingga kenaikan kinerjanya hampir selalu hampir 2x lipat waktu naik dari 1 core ke 2 core dan dari 2 core ke 4 core. Bahkan CPU Intel pun mendapatkan hal yang sama kecuali di i7-2630QM yang entah kenapa scalingnya selalu berantakan.
4. Ketidaksesuaian BD dan Windows 7 itu makin terasa waktu saya bandingkan hasil benchmark smallpt di Windows dari post ini di Hardforum dan hasil smallpt di Linux menurut Phoronix. Di Windows, hasil smallpt dengan FX-8120@ 4.3 GHz itu 212 detik sedangkan FX-8150 stock hanya 103 detik. Bukan hanya itu, hasil semua processor AMD dari post itu tidak sebagus hasil di Linux (quad core Stars @ 4 GHz hasilnya sama dengan quad core Stars @2.9 GHz?) Ini mengingatkan saya mengenai benchmark Blender di Anandtech antara Windows dan Linux. Di Windows, Xeon menang tipis vs Opteron tapi di Linux, Opteron menghancurkan Xeon. Sebagai catatan tambahan, Windows Server 2008 R2 itu sama dengan Windows 7 dalam soal kernel dan scheduler. Perbedaannya hanya di software dan beberapa baris di registry.
Jadi kesimpulan saya, BD sebenarnya arsitektur yang bagus, tetapi kinerjanya dihalang oleh OS yang bukan hanya tidak multi-threading friendly, tetapi juga tidak AMD friendly. Kekurangan BD ada 3.
1. Power use. BD untuk saat ini sangat haus daya. Ini bukan salahnya AMD melainkan salahnya process 32nm nya GF karena hal yang sama terjadi di Llano yang memakai process yang sama. Sepertinya process 32nmnya GF bagus untuk sekitar 2 GHz-an karena di sini dia lumayan irit daya (cek battery lifenya laptop Llano kalo nggak percaya), tapi waktu digeber ke 3GHz+, power usenya juga naik ngejubileh. Kalo GF bisa membetulkan hal ini sehingga AMD bisa mengeluarkan processor yang lebih irit listrik dan kecepatan lebih tinggi, BD bisa menjadi sangar.
2. Yield. Sama juga problem dari process 32nmnya GF. Llano sampai sekarang masih jarangnya setengah mati dan BD harganya juga masih tinggi gara-gara barangnya jarang. Kalo barangnya sudah banyak, harga pasti turun. FX-8150 untuk saat ini hanya worth it untuk harga sekitar $220 maximum, bukan $250.
3. Software. Untuk regular desktop use, kita hanya bisa berserah kepada Microsoft, tapi saya nggak terlalu berharap ada patch atau service pack yang mengubah thread schedulingnya jadi lebih multi-threading friendly. Biarpun ada, apakah ada orang yang mau nginstall Service Pack / patch yang bikin kinerja Intel menurun seperti di Win 8 Preview? Nggak bakal lah.
|
| |
|
| 79 of 94 people found the following review helpful: |
|
By Iton on
|
   
|
|
Perfoma
|
prosie ini sebenrnya performanya sangat luar biasa jika software yang dibuat kompatibel dengan prosie, berharap ada update untuk windows 7 kompatibel dengan prosie ini. kebanyakan software pasar dibuat untuk intel core hyperthreading jadi hanya membaca core, bukan module seperti arsitektur prosie ini. karena amd berencana untuk mengabungkan core cpu dengan gpu ( fusion ) dalam satu module untuk bulldozer yang akan datang.
tunggu saja windows 8 yang akan bekerja murni multi core dan multi tasking.
smoga bermanfaat
|
| |
|
| 63 of 74 people found the following review helpful: |
|
By Syamsu Rizal Ali on
|
   
|
|
Processor masa depan
|
Processor masa depan, pada dasarnya alasan AMD menunda sangat lama peluncuran Bulldozer disebabkan software2 yang ada dipasaran belum siap. Tapi kadung para fans meminta AMD meluncurkan segera maka AMD Bulldozer diluncurkan dan wajar kalah telak saat uji software bahkan dari AMD Phenom sekalpun yang keluar lebih dahulu.
Tapi harapan AMD adalah saat software2 keluaran baru mulai memaksimalkan multitasking maka akan segera terlihat perkasanya processor ini. hope
walau saat ini pun saya masih pakai AMD Phenom X6 1055T dan cukup puas sama performancenya dan masih jauh berfikir untuk melakukan upgrade. Tapi bagi kalangan antusias, ini sangat menarik untuk merasakan processor masa depan dan kemampuan overclokingnya yang sudah terbukti memecahkan record.
|
| |
|
| 49 of 196 people found the following review helpful: |
|
By galung on
|
   
|
|
MENGECEWAKAN
|
GW KCEWA MA PRODUK AMD TRBARU NIE..UDAH KELUARNYA D UNDUR2 MULU,GEMBAR GMBORNY UDAH KMANA2 TP TRNYATA HSIL BENCHNYA MNGECEWAKAN
JUJUR GUA SEBENERNYA PECINTA AMD N SALAH SATU ORNG YG NUNGGU2 KELUARNYA BULDOZER INI..TAPI PAS LIHAT HASIL REVIEWNYA KAKANYA NIE PROCIE SI FX8150 HASILNYA MNGECEWAKAN..MA THUBAN AJA MSH MENANG THUBAN DI BEBERAPA BENCH..APLG MA SANDYBRIDGE NY INTEL..
HARUZNYA AMD LBH FOKUS BUAT MENGEFEKTIFKAN SETIAP CORENYA..BKN MLH BKIN AMPE 8 CORE TP DIADU MA I5 2500K INTEL YG CUMA 4 CORE KOK KALAH
KAYANYA STAY MAKE THUBAN AJA DAH
|
| |
|
| 7 of 8 people found the following review helpful: |
|
By Numpang Lewat... on
|
   
|
|
SESUAIKAN KEBUTUHAN!
|
kalau dilihat reviews ini kalah itu menang..anda tidak akan dapat apa2 dari Intel dan AMD, kecuali pengeluaran berlebihan.
lebih bijak sesuaikan kebutuhan anda. kalau hanya mengetik dan mengerjakan pekerjaan di excel, beli 8Core???..menurut saya perbedaan performance5-15% tidak ada terasa digunakan sehari-hari, semoga berbelanja dengan bijak jangan terpaku sama benchmark saja.
Regards,
Genset
|
| |
|
| 6 of 6 people found the following review helpful: |
|
By hendra on
|
   
|
|
Best Technology, Low Cost & Unique
|
ada pernyataan menarik dari forum chip.co.id yg dah pake Bulldozer (BD)FX-8150, sama intel SandyBridge (SB) perbedaan antara bench n real world application

|
| |
|
| 5 of 7 people found the following review helpful: |
|
By hendra on
|
   
|
|
AMD atau Intel
|
kenapa Bulldozer blum bisa di terima ama konsumen, bkn karena jelek atau di luar expetasi, tp lebih ke faktor X, contoh nya ini :
http://www.xbitlabs.com/news/cpu/dis...clusivity.html
itu tahun 2007 lho......
lha kalo sekarang, malah bisa jadi strategi intel beda lagi, mereka bayar reviewer seluruh dunia (tentunya lebih murah drpd byr pabrikan komp) spy kalo nge bench pake aja software bench yg sdh intel optimized, jd spy jeblok hasilnya........ kenapa bisa berpikir begitu? karena intel aja menghalalkan segala cara spy ga beli AMD, itupun sebelum ketahuan penyuapan, apalagi skrng......mungkin intel bermain lebih cantik dgn membeli perusahaan benchmark software dan reviewer........
so ya begitulah bisnis
|
| |
|
| 3 of 5 people found the following review helpful: |
By papito on
|
   
|
|
amd fx bulldozer
|
buat agan2, jgn prcaya 100% sama benchmark2 gt aja..
krn saingan AMD sngaja membayar para pembuat software benchmark dan reviewer agar nilai benchmarknya tinggi..itu sudah lumrah, kalo ga prcaya silakan google..:)
sm halnya nya dilakukan saingan2 Radeon, bukan krn murni ada bug pd driver, tp lbh dikarenakan adanya kerjasama pihak developer game..
ya, namanya jg persaingan bisnis :)
itu knapa FPS nya tinggi, biasanya ada logo kayak Npidie atau lainnya krn memang ditujukan buat vga itu:)
performa yg saya rasakan luar biasa..
OC stabil 4,2 Ghz, berjalan mulus, saya pasang dgn MSI 990FX dan Corsair 8GB dual channel dgn VGA MSI Radeon 6950 2gb..
|
| |
|
| 2 of 4 people found the following review helpful: |
|
By Sandy on
|
   
|
|
Price / Performance Yang Baik
|
Saya adalah penggemar AMD dari dulu , produk ini memiliki price / performance yang baik karena walaupun kalah dari i7-2600k.
Pada berberapa review , mungkin masih kalah dari i5-2500k , karena waktu ditest , i7-2600k dan i5-2500k dalam keadaan turbo boost , tetapi amd fx-8150 dan fx-8120 dalam keadaan bisa (3.6 GHz dan 3.1 GHz) bukan turbo boost / max turbo boost , tetapi jika dalam max turbo boost , bisa diatas i5-2500k dan dibawah i7-2600k , sebaiknya pake AMD fx-8150 denga harga diluar negeri sekitar $205 dolar .
|
| |
|
|
By agus on
|
   
|
|
mantep tuh
|
kalau menurut saya, prose ini bagus tuh. untuk daya emang agak boros dan sedikit bikin nambah kantong bobol. tapi untuk performa jika saya bandingkan ama cpu yang dulu dengan prose intel i7 3820, saya rasakan untuk buka games dan beberapa applikasi (photoshop,ulead video editor,dll) bersamaan tetep ok, dan lebih dingin dibanding sebelumya.
kalau masalah review di beberapa web emang bilang kalau masih kalah ama intel. tapi kalau saya rasakan performanya jauh lebih baik.
cuma kalau di bandingkan sama phenom x6 1100 kayaknya sama aja.
|
| |
|
|
|
By darwin on
|
   
|
|
Speed
|
Jika anda suka dengan PC modding dan suka mengoverclock processor, produk ini (AMD) sangatlah cocok untuk anda. Seri FX seperti yang sudah-sudah merupakan processor andalan AMD untuk seri desktop PC.
Perlu di ingat,lihatlah kebutuhan anda,untuk hanya mengetik atau bermain game saja, anda tidaklah membutuhkan processor dengan jumlah core yang banyak(atau bahkan terlalu banyak).
Selain itu perlu diingat,untuk melihat kinerja sesungguhnya dari processor (multi core)ini,anda tidak dapat melihatnya saat anda membuka satu atau dua proses secara bersamaan.Cobalah membuka beberapa program yang berat secara bersamaan dan anda akan melihat performanya untuk menyelesaikan dan me render sesuatu yang anda buat dan kerjakan.
Processor ini lebih cocok bagi anda yang bermain dan bekerja secara multi-threading(membuka banyak aplikasi/program dalam satu waktu),di saat inilah processor ini bisa menunjukkan taringnya.
Processor bukanlah hanya sekedar speed(dalam Ghz) dan cache memory(L1-L3),dan terbukti dalam banyak pengujian beberapa processor dengan banyak core dan cache memory yang besar kalah dengan processor yang lebih rendah. Semua tergantung kebutuhan anda,pilihlah dengan bijaksana "orang yang bekerja dengan alat yang tepat..menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat" cobalah me-review kembali.
good luck :)
|
| |
|
|