20 October 2014
Lenovo Siapkan Brand Kedua Saingi Xiaomi
  20 October 2014
Hacker Meretas 7 Juta Akun Dropbox?
  20 October 2014
Bhinneka.Com dalam Microsoft Indonesia’s Tech Days
  20 October 2014
Bhinneka.Com Hangout: Agate & Bisnis Game
  16 October 2014
Microsoft Meluncurkan Skype Qik Video Sharing
  16 October 2014
Samsung Mengembangkan Batre yang Dapat Digulung
  16 October 2014
Facebook Ancam Pendapatan Iklan Online Google
  16 October 2014
Intel Siapkan Teknologi Baru Transksi Kartu Kredit
  16 October 2014
Lenovo Bentuk Perusahaan Baru Untuk Lawan Xiaomi
  16 October 2014
Proyek Kolaborasi antara Samsung dan Facebook
  ...more
   
 
  09 October 2014
LENOVO Yoga 8, Tablet Android Multimode Canggih
  26 September 2014
Xperia Tablet Z2, Tablet Canggih yang Anti Air
  26 September 2014
Galaxy Tab 4 8.0 3G, Tablet Canggih yang Praktis
  15 August 2014
PlayStation 4,konsol penerus PS3 dengan spirit PS2
  22 July 2014
Canon SELPHY C910 Cetak Foto Ponsel Makin Mudah
  21 July 2014
G2 Mini Versi Murah Smartphone Andalan LG
  15 July 2014
Zenbook UX301LA Ultrabook Stylish dari Asus
  08 July 2014
Smart Audio Video Bluetooth Music Receiver
  08 July 2014
PX DV-2000 Full HD Driving Camcorder
  03 July 2014
Nokia XL Punya Layar Lebih Besar
  ...more
   
 
MENGENAL EDITOR KAMI
Kami selalu mencoba untuk menyajikan berita-berita yang menarik untuk para pengunjung Bhinneka.Com, kami sadur dari berbagai sumber dan tidak jarang kami memburu berita sendiri. Dan saat ini kami melengkapi dengan berbagai review produk yang mungkin berguna bagi Anda sebelum memutuskan pembelian. Ingin tahu siapa dibelakang editor kami? Silahkan klik di sini untuk membaca profile mereka.
   
 
INGIN MENYUMBANG BERITA/REVIEW?
Jika Anda berminat menyumbang berita/review silahkan email kami di post@bhinneka.com. Ada uang jasa untuk setiap tulisan Anda yang ditayangkan lho! Asyik kan?
   
 

CBN Cloud
 
 
Home News Reviews
 

Canon PowerShot A650 IS

Posted: 06 Dec 2007 12:09:26
 

 

Canon Powershot A650 IS memberi bukti bahwa anda tidak perlu berinvestasi pada sebuah kamera SLR untuk mendapatkan kontrol manual dan gambar yang detail. Sebagai anggota baru dari keluarga Canon Powershot, A650 IS dengan ketajaman 12 megapiksel dibungkus lengkap dengan control-exposure manual dan fitur-fitur fotografer yang bersahabat lainnya. Bentuk besar dan cenderung membulat kamera ini, tidak akan membuatnya menang dalam penghargaan kecantikan disain dari sebuah kamera, akan tetapi fitur-fitur yang tertanam dalam kamera ini akan membuatnya terlihat menonjol meskipun disainnya tidaklah begitu menawan.

Dengan berat hampir 1.36 kg (termasuk 4 baterai AA),  Canon A650 IS termasuk salah satu kamera digital ukuran kompak yang cukup berat dan kekar. Kamera yang cenderung besar ini seharusnya dapat menggunakan neck strap agar mudah dibawa namun sayangnya hal tersebut tidak tersedia. Dalam paket penjualannya hanya disertakan wrist wrap untuk digunakan di lengan anda. Jadi pilihan bagaimana cara membawa kamera ini pergi adalah memegangnya di lengan anda atau simpan di dalam tas.

Akan tetapi, seluruh kecenderungan berat dan besar menambah kesan solid dan kuat pada kamera ini dengan cukup ruangan untuk tampilan layar dan kontrol pada tombol. Tombol-tombol yang nyaman dan dalam ukuran yang sesuai berada pada bagian belakang dan samping bagian atas kamera, kecuali tombol  print, mudah diakses dengan jempol atau jari telunjuk anda. Desain A650 IS yang lebar juga meninggalkan ruang yang cukup untuk layar LCD flip-out sebesar 2.5 inchi. Seperti layar pada Canon A640 dan A630, layar ini dapat digeser keluar dan berputar hingga 270 derajat, sebuah kekurangan ketika mengambil gambar dari bagian atas, dada atau pinggang serta pada saat keadaan ramai dan banyak orang yang berkumpul.

Dengan ketajaman lensa 12 megapiksel, sensor 1/1.7 inchi dan 35-210 mm-setara dengan f/2.8-4.8, sama seperti Canon PowerShot G9 yang berkategori high-end, seri A650 IS ini bisa dibilang merupakan seri tertinggi dari seluruh jajaran keluarga kamera digital Canon seri A. Bahkan jika saja kamera ini dilengkapi dengan support RAW file, layar LCD yang lebih kecil dan kontrol skema yang berbeda, maka kamera ini akan hampir sama dengan kamera Canon midrange lainnya dengan harga yang bisa dibilang terjangkau.

Seperti kebanyakan seri A Canon lainnya, A650 IS hadir dengan full exposure control manual. Anda dapat mengakses mode Program, Aperture, Shutter dan Manual dengan mudah bersamaan dengan pilihan mode-mode lainnya untuk menyimpan setting untuk pengambilan gambar. Anda bahkan dapat menggunakan fokus manual dengan 4 mode PASM dan setting standar lainnya. A650 IS memberi anda sebuah platform yang menarik dan menakjubkan untuk anda yang ingin belajar tentang fotografi atau hanya sekedar menginginkan kontol gambar dan hasil foto menawan yang lebih dari sebuah kamera digital kompak.

Dalam hasil tes Laboratorium CNet, Canon A650 IS ini menunjukkan hasil yang cukup baik. Setelah menunggu sekitar 1.6 detik sejak tombol power dihidupkan untuk mengambil gambar atau foto pertamanya, kamera ini membutuhkan waktu 2.8 detik untuk memotret antara tiap gambar dengan lampu flash dimatikan. Dengan penggunaan flash, waktu tersebut bertambah menjadi 3 detik. Mode Burst  (multi-shot) dapat mengambil 10 gambar full-resolution dalam waktu 11 detik dengan rata-rata 0.9 frame per detik. Kemampuan shutter  kamera ini juga baik, sasaran pengambilan foto high-contrast dengan kamera ini  hanya membutuhkan waktu 0.5 detik  dan 0.9 detik untuk foto low-contrast. Hasil foto demi foto dan jumlah burst yang lamban dari kamera ini dikarenakan resolusi 12 megapiksel yang diadopsinya, memproses gambar 12 megapiksel jelas membutuhkan waktu yang lebih lambat dibanding resolusi yang lebih rendah dari itu.

Hasil foto A650 IS terlihat bagus dan jernih terutama saat digunakan pada level sensitivitas rendah. Hasil foto 12 megapiksel memperlihatkan detail yang jernih dan jelas, mulai dari tulisan hingga bulu binatang, dengan jarak dinamis. Kebisingan terjadi dan diketahui pada penggunaan ISO 200 di monitor komputer. Kebisingan tersebut bukanlah masalah sesungguhnya, pada ISO 800 masalah mulai muncul dimana gambar menjadi buram dan tidak fokus serta cahaya seperti kabut menyelimuti hasil foto. Dari ISO 1600 hingga ISO maksimum yakni ISO 3200 (ISO dapat diturunkan hingga setara ketajaman 2 megapiksel), gambar hasil foto mulai menunjukkan hasil yang bisa dibilang sedikit mengecewakan.

Seluruh hasil foto bukanlah tanpa cela. Garis-garis ungu jelas terlihat pada ujung objek yang kontras, dengan setting ISO tinggi hal tersebut akan menjadi lebih buruk. Dalam pengambilan gambar dengan jarak yang lebar, lensa A650 IS memperlihatkan beberapa distorsi gambar. Namun kekurangan-kekurangan ini tidak selalu terjadi dan bisa dibilang hanya sebuah masalah kecil dan tidak mempengaruhi kualitas gambar hasil foto secara keseluruhan. Jika anda mengambil gambar dengan ISO rendah, anda dapat tertawa gembira melihat hasil foto yang menawan dan dapat diandalkan untuk sebuah kamera digital berukuran compact.

Dengan kualitas gambar hasil foto yang hebat beserta fiturnya, Canon Powershot A650 IS adalah sebuah kamera luar biasa untuk fotografer amatir yang belum ingin melangkah maju menuju kamera SLR. Terlepas dari performa dan kebisingan suaranya, A650 IS mempersembahkan pilihan yang baik untuk sebuah kamera yang fleksibel, berfitur fotografi yang bersahabat dan beresolusi tinggi. (anes)

 


Link to Product(s):
CANON PowerShot A650 IS
Beli
 

Editor: Source: URL:
Bhinneka Post CNet http://www.cnet.com

 
<< Older Post Newer Post >>

 
 

Cari Semua Kategori
Hubungi Kami
(021) 2929-2828
SMS: 0812-123-8000, Fax: (021) 425-7787
Kantor Pusat
:
Senin - Jumat; 08.30 - 19.00 WIB
Sabtu; 09.00 - 16.00 WIB
Toko
:
Setiap Hari; 10.00 - 19.00 WIB
Newsletter
Daftar sekarang untuk menerima informasi produk terkini, promosi, dan tawaran menarik lainnya.
Daftar
Copyright © 1999-2017 Bhinneka Mentari Dimensi, PT.
Chat With Us