Dell Inspiron One 19 bukan PC desktop all-in-one tercantik yang pernah ada, tetapi memiliki desain cukup menarik. Sayangnya, klaim Dell yang menyebut hanya perlu memasang sebuah kabel tidak selamanya benar, hanya pada versi lebih mahal tersedia keyboard dan mouse wireless, sedangkan versi murah masih menggunakan kabel.
Inspiron One sebenarnya menggunakan layar berukuran diagonal 18.5 inch, bukan 19 inch seperti tertulis pada seri produk. Layar memiliki resolusi resolusi native 1366 x 768 dengan aspek rasio 16:10, sehingga memungkinkan untuk menempatkan dua jendela aplikasi secara berdampingan. Meski ukuran layar terbilang tidak terlalu besar, dengan kemampuan menampilkan konten 720p membuat media berdefinisi tinggi tetap dapat dinikmati dengan baik meski kurang optimal.
Bagian belakang Inspiron One terdapat speaker stereo terintegrasi, yang terdengar cukup nyaring meski volume audio rendah. Pada bagian belakang dan samping tersedia pula port yang cukup lengkap, terdiri dari lima port USB 2.0, FireWire 4 pin, Ethernet Gigabit, jack audio dan card reader multi yang dapat digunakan untuk SD, MemoryStick maupun format xD. Dell memilih menyediakan port versi lama seperti PS/2 dan paralel dibagian belakang yang dapat dimanfaatkan untuk menggunakan keyboard/mouse dan printer model lama, dibanding menempatkan port USB tambahan maupun modul Bluetooth.
Tersedia dalam dua konfigurasi hardware menggunakan prosesor Intel Pentium E5300 dengan RAM 2GB, serta Core 2 Duo E7500 dengan RAM 4GB dengan chip grafis terintegrasi Intel GMA 4500 dan sebuah hard drive berkapasitas 500GB yang cukup besar untuk menampung berbagai foto, musik maupun video. Sedangkan untuk memaksimalkan RAM 4GB digunakan sistem operasi Windows 7 versi 64-bit dan keduanya telah memiliki Wi-Fi 802.11b/g terintegrasi yang cocok digunakan pada ruangan dengan access point tidak terlalu jauh.
Performa Inspiron One 19 cukup baik dalam tes individu dengan menjalankan aplikasi perkantoran serta proses multitasking antara web browser dan media encoding. Secara umum dari hasil keseluruhan, termasuk dalam tes encoding dengan iTunes dan 3DMark06, Dell all-in-one untuk entry level ini memperlihatkan kemampuan yang cukup baik digunakan untuk berbagai keperluan rumahan, tapi kurang tepat sebagai PC gaming karena memiliki keterbatasan pada kartu grafis.
Desain Inspiron One 19 cukup menarik, saat ditempatkan di ruang tamu akan terlihat seperti sebuah hiasan sebelum digunakan. Jika menginginkan sebuah PC rumahan yang selalu ingin terlihat rapih dengan harga tidak terlalu mahal dan performa cukup baik, PC all-in-one Dell Inspiron One 19 bisa menjadi pilihan. (fahrur)