Baru-baru ini AMD mengeluarkan prosesor grafis untuk kartu grafis terbarunya, yaitu ATi Radeon 5600 series yang menggunakan proses 40nm. Sama seperti pendahulunya seri Radeon 5700, ini merupakan strategi pasar AMD yang awalnya membidik pengguna pada kelas enthusiast, lalu kelas menengah, kemudian diikuti dengan pasar mainstream.
Berdasarkan penelitian AMD dua pertiga pengguna komputer gaming menggunakan kartu grafis yang berharga pada kisaran US$100 dan resolusi dibawah 1920 x 1200. AMD menjawab tantangan ini dengan mengeluarkan kartu grafis seri Radeon HD5600 ini yang ditujukan untuk pengguna komputer gaming kelas mainstream.
Salah satu pabrikan kartu grafis terkemuka yang juga merupakan partner utama AMD, Sapphire akhir Januari kemarin meluncurkan produk terbarunya, yaitu Sapphire Radeon HD5670. Kartu grafis ini diperkuat dengan 1GB DDR5 memory dan memory interface sebesar 128-bit. Selain itu kartu grafis ini juga memiliki 400 stream processor unit dan 20 texture unit dengan core clock sebesar 775MHz dan memory clock 4GHz membuat kartu grafis ini cukup bersaing di kelasnya, sehingga para gamer kelas mainstream dapat menikmati game - game terbaru saat ini. Selain itu Sapphire Radeon HD5670 ini memiliki daya yang cukup rendah, yaitu sekitar 14 Watt ketika idle dan sekitar 65 Watt ketika full load membuat kartu grafis ini tidak membutuhkan konektor power tambahan.
Beberapa keunggulan dari Sapphire Radeon HD5670 ini adalah sudah mendukung Direct X 11, HDMI 1.3, ATi AVIVO, PCI Express 2.1, dan teknologi CrossFire X atau Hybryd CrossFire X. Dengan fitur yang sangat lengkap dan dukungan memory yang tergolong besar, kartu grafis ini tidak bisa dipandang sebelah mata dan merupakan pesaing utama para pesaingnya di kelas mainstream. (zacky)