Saat semua hard drive eksternal memiliki tujuan sama agar dapat difungsikan dengan mudah, Seagate menghadirkan sebuah perangkat dengan fungsi unik yang mereka sebut dengan "Replica Complete PC Backup System," yang memiliki nilai tambah dan berbeda dari produk hard drive eksternal lain.
Seagate Replica merupakan hard drive eksternal yang terhubung pada laptop atau PC desktop melalui kabel USB 2.0, menggunakan warna keabuan dengan tepi membulat pada kedua sisi dan cahaya LED biru penanda aktifitas dibagian atas. Dapat digunakan sebagai sebuah hard drive eksternal biasa dengan kecepatan transfer setara dengan drive USB lain, namun memiliki keunikan ketika pengguna memasang software Replica kedalam PC.
Software ini memiliki kemampuan mengembalikan file yang telah terhapus, bahkan seluruh sistem operasi dan folder sekaligus. Ia melakukan tugasnya dengan tenang tanpa mengajukan pertanyaan yang kompleks atau mengarahkan anda untuk menginstall dirinya sendiri. Seluruh file yang ada didalam hardisk laptop/desktop di backup secara otomatis dan terus-menerus selama mesin diaktifkan dan drive Replica terhubung.
Replica membuat anda memiliki cadangan salinan file yang dapat dikembalikan bila terhapus, maupun bila sistem operasi mengalami kegagalan atau terjadi kerusakan pada hardisk utama. Sebagai catatan, fungsi backup hanya berjalan pada aplikasi Windows, sehingga untuk menggunakannya diperlukan Windows XP atau versi Windows terbaru.
Sebelum perangkat lunak terpasang, drive Replica muncul sama seperti hard drive eksternal biasa. Setelah software terinstall akan memiliki hubungan sebagai objek khusus pada “My Computer,” bukan sebagai drive biasa. Klik pada objek ini akan mengaktifkan fitur browsing terpadu, lalu akan terlihat daftar nama dari PC yang telah di backup dan tinggal mengarahkan file atau folder yang akan diambil.
Cukup mudah Mengembalikan seluruh data yang dibackup oleh Replica. Hanya dengan menghubungkannya pada port USB, kemudian lakukan booting melalui CD Recovery yang tersedia dan klik setiap tahapan pada wizard grafis untuk mengembalikan sistem seperti semula.
CD recovery menggunakan bootloader IsoLinux untuk proses boot, dalam sebuah LiveCD yang berisi file sebesar 65MB dan akan dikenali sebagai GUI bila memasangnya pada Linux Ubuntu atau Fedora. Pengguna tidak bisa memilah apa yang ingin dibackup karena Replica melakukan backup seluruh partisi hard drive yang terdapat disistem.
Saat pertama kali terjadi proses replikasi seluruh data, sepertinya harus bersabar menghadapi sistem yang lambat karena aktifitas disk yang tinggi. Proses tersebut dapat berlangsung hingga 6 jam untuk backup data dengan kapasitas sebesar 200GB.
Seagate Replica selain terlihat menarik, mampu menghemat waktu dalam melakukan backup dengan kemudahan dalam mengembalikan seluruh data yang hilang dengan tool yang interaktif. Cukup berguna untuk antisipasi kerusakan sistem PC atau netbook bagi pengguna rumahan yang tidak ingin direpotkan dengan masalah backup, maupun software yang terlalu rumit untuk dimengerti.
Mengingat keunikan fungsi yang ditawarkan, cukup wajar bila harga untuk Seagate Replica sedikit lebih mahal dari drive eksternal biasa. (fahrur)