X

Cara Mengatasi Kamar Lembab Agar Bebas dari Penyakit

Memiliki kamar yang sehat sangat penting agar kita dapat beristirahat dengan nyaman di dalamnya. Salah satu faktor yang penting adalah mengetahui tingkat kelembapan dari kamar. Kamar yang lembab bukan saja membuat tidak nyaman, namun juga menjadi sumber penyakit dan jamur dapat berkembang biak di dalamnya.

Selain itu apabila Anda tinggal dalam kamar yang lembab untuk jangka waktu yang lama, dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Oleh karenanya, dalam artikel ini akan dibahas mengenai ciri kamar yang lembab dan cara mengatasi kamar lembab sehingga kamar Anda terhindari dari kuman dan bakteri serta jamur yang berkembang biak.

Ciri Kamar yang Lembab

Kuman dan bakteri serta jamur senang hidup dalam tempat yang lembab. Apabila kamar Anda sangat lembab, dapat menjadi tempat bersarangnya dan berkembang biak untuk jamur, lumut, kutu, dan berbagai bakteri.

Kamar yang lembab juga terasa apek dan tidak ada udara segar yang mengalir dalam ruangan serta terasa berat dengan uap air. Adapun ciri – ciri kamar yang lembab:

  • Suhu dalam kamar terasa dingin
  • Kondisi udara dalam kemar terasa pengap
  • Tidak ada udara segar yang masuk
  • Dinding pada kamar terlihat basah dan lembab
  • Muncul bercak – bercak hitam di permukaan dinding
  • Muncul jamur dan lumut pada area lantai atau dinding kamar
  • Kamar yang lembab membuat seseorang sulit bernapas atau terasa berat

Bahaya Kamar yang Lembab

Ruangan atau kamar lembab berbahaya karena dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, terutama bila dibiarkan untuk waktu lama. Umumnya masalah yang menyerang adalah peradangan, alergi dan infeksi pada saluran pernapasan.

Berikut ini beberapa bahaya tinggal dalam ruangan atau kamar yang lembab untuk waktu lama:

Sulit Bernapas

Ruangan yang lembab menjadi tempat yang efektif untuk jamur tumbuh. Pada kamar yang lembab, spora jamur, sel serta berbagai kuman dan bakteri banyak beredar di utara. Tentunya partikel asing ini akan terhirup pada saat Anda bernapas.

Partikel asing ini dapat menjadi alergen atau iritan serta berisiko untuk mengiritasi paru – paru, hidung dan tenggorokan. Anda akan merasakan sulit bernapas pada ruangan yang lembab dan dapat memperparah kondisi seseorang yang memiliki gangguan pernapasan seperti asma atau penyakit paru – paru

Alergi

Seringkali pada beberapa orang, berada pada ruangan atau kamar yang lembab dapat menimbulkan reaksi alergi. Biasanya seseorang yang alergi akan mengalami gejala seperti hidung gatal dan berair, mata berair, sering bersin hingga sakit tenggorokan.

Cara Mengatasi Kamar Lembab

Apabila Anda menemukan kamar Anda terasa lembab atau memiliki tingkat kelembapan udara yang tinggi, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya. Berikut beberapa cara untuk mengatasi kamar yang terasa lembab:

Temukan Sumber Kelembapan

Terkadang untuk mengatasi kelembapan dalam suatu ruangan Anda perlu menemukan pangkal atau sumber kelembapan tinggi dalam kamar atau ruangan tersebut. Selang AC yang bocor atau atap ruangan yang bocor dapat meningkatkan dan membuat kamar menjadi lembab.

Anda perlu membetulkan dan mengatasi hal ini untuk agar ruangan atau kamar tidak menjadi tempat jamur berkembang biak.

Pastikan Ada Jendela atau Ventilasi

Salah satu cara untuk menghindari kamar lembab adalah memastikan sirkulasi udara di kamar berjalan lancar. Pastikan ada pertukaran udara yang baik dan setidaknya ada jendela atau ventilasi di kamar agar udara dapat berganti.

Menggunakan Exhaust Fan

Selain jendela, Anda dapat menggunakan exhaust fan untuk menyedot dan membuang udara dari dalam kamar sehingga udara dalam kamar dapat berganti. Hal ini juga dapat membuat kamar terasa lebih sejuk dan tidak pengap.

Hindari Menggunakan Air Cooler

Apabila kamar Anda terasa lembab, hindari menggunakan air cooler. Berbeda dengan AC, air cooler bekerja dengan cara menghembuskan udara yang mengandung uap air ke ruangan. Hal ini berpotensi membuat ruangan yang sudah lembab menjadi semakin lembab.

Gunakan Air Dehumidifier

Anda juga dapat menggunakan Air Dehumidifier untuk menurunkan tingkat kelembapan dalam kamar Anda. Tingkat kelembapan yang sehat atau rentang Relative Humidity (RH) yang disarankan adalah berada pada rentang 30% – 60%.

Anda dapat menggunakan air dehumidifier untuk memastikan kamar Anda berada pada rentang tersebut apabila terlalu lembab.

Demikian beberapa tips singkat untuk mengatasi kamar atau ruangan yang terasa lembab. Pastikan kamar Anda berada pada RH% yang disarankan sehingga Anda dapat berasa nyaman dan beristirahat dengan maksimal dalam kamar atau ruangan.

Baladewa: Putra Baladewa Setiadji atau biasa dipanggil Putra memiliki pengalaman 5 tahun sebagai penulis di bidang gaya hidup (lifestyle). Lulusan sarjana komunikasi ini memulai karirnya sebagai penulis lepas di berbagai media massa. Selain berkecimpung sebagai penulis, Putra juga memiliki bisnis makanan ringan di kota Makassar. Menurutnya, bisnis makanan ringan sangat menjanjikan karena mudah dikembangkan dengan banyak ide inovasi. Jenis, menu, dan rasa bisa langsung disesuaikan dengan preferensi konsumen yang cepat berubah.
Related Post