X

Fungsi dan Jenis – Jenis UPS

Mengetahui jenis – jenis UPS atau Uninterruptible Power Supply dapat membantu Anda untuk memilih jenis UPS yang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini dikarenakan di pasaran banyak terdapat tipe dan model UPS, masing – masing dengan fungsi serta kelebihan dan kekurangannya masing – masing.

Penggunaan UPS sendiri di masa sekarang cukup penting tidak hanya untuk perusahaan atau pemilik bisnis, tapi juga untuk pengguna rumahan. Dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai pengertian dan fungsi UPS serta jenis – jenis dari UPS.

Pengertian UPS dan Fungsinya

UPS atau disebut juga dengan backup battery merupakan perangkat yang dapat memberikan cadangan energi listrik untuk sementara waktu saat terjadi gangguan pada supply listrik utama dari PLN, misalnya saja terjadi pemadaman listrik.

Cara kerja dari UPS adalah apabila terdapat gangguan listrik utama seperti pemadaman, maka cadangan listrik dalam UPS akan bekerja. Dengan menggunakan UPS, pengguna memiliki waktu tambahan untuk mencari alternatif listrik utama seperti generator atau melakukan backup data dan mematikan sejumlah perangkat elektronik penting seperti komputer.

Tentunya penggunaan UPS ini menjadi penting sehingga perangkat elektronik yang penting dan sensitif terhadap gangguan listrik terhindar dari risiko kerusakan akibat mati mendadak.

Jenis – Jenis UPS

UPS atau backup battery dapat dibagi menjadi beberapa macam berdasarkan kategori pembagian seperti berdasarkan cara kerjanya hingga berdasarkan model atau bentuk dari UPS.

Adapun berdasarkan cara kerja atau konfigurasinya, UPS dibedakan menjadi:

UPS Standby atau UPS Offline

Merupakan jenis UPS yang paling banyak digunakan, termasuk oleh pengguna personal atau consumer rumahan. UPS Standby beroperasi menggunakan dua sumber energi: listrik dan baterai. Ketika aliran listrik beroperasi normal, baterai UPS ini terisi penuh, tetapi tidak akan bekerja ketika arus daya dari luar masih normal.

Sistem kerja UPS ini menggunakan switch antara listrik PLN dan Baterai UPS, sehingga jika terjadi gangguan listrik seperti pemadaman, UPS masih memiliki jeda peralihan (transfer time) ke sumber listrik baterai.

UPS Offline Line-Interactive

UPS Offline Line-Interactive merupakan jenis UPS Offline yang memiliki stabilizer atau AVR. UPS offline Line-Interactive merupakan UPS yang dapat mengatur teganan yang keluarkan oleh UPS itu sendiri dikarenakan listrik yang masuk dari sumber utama diregulasikan/distabilkan terlebih dahulu oleh komponen stabilizer/AVR didalamnya.

Tipe ini merupakan yang paling populer, terutama di kalangan pengusaha atau pemilik bisnis kecil hingga menengah.

UPS Online

Jenis UPS yang lainnya adalah UPS Online. Model ini merupakan model yang lebih canggih dan dilengkapi dengan fitur – fitur tambahan selain yang terdapat pada model offline. Jenis ini menggunakan teknologi inverter yang secara otomatis mengalihkan daya tanpa adanya jeda antara pemutusan listrik PLN dan berfungsinya baterai. Model ini memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan tipe offline. Selain itu model UPS ini banyak digunakan oleh perusahaan atau usaha yang banyak menggunakan perangkat elektronik yang sensitif terhadap gangguan listrik.

Sedangkan berdasarkan bentuknya, UPS dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu:

UPS Tower

UPS jenis ini biasanya berbentuk persegi dan memiliki tinggi yang mirip dengan CPU komputer. Untuk peletakannya, biasa dapat diletakkan di lantai atau meja serta tempat khusus yang disediakan.

UPS Rackmount

UPS rackmount adalah model yang membutuhkan rak khusus untuk pemasangannya. Model ini biasanya digunakan sebagai sumber daya darurat untuk server komputer, sehingga pemasangannya juga membutuhkan rak khusus di dekat server.

Demikian penjelasan mengenai berbagai macam model atau tipe dari UPS. Dalam memilih UPS, hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan. Apabila Anda banyak memiliki perangkat elektronik yang sensitif dan tidak ingin ada jeda, hendaknya memiliki UPS jenis online. Sebaliknya, jika mencari UPS dengan harga terjangkau, UPS Offline dapat dijadikan pilihan.

Categories: Info Bisnis
Baladewa: Putra Baladewa Setiadji atau biasa dipanggil Putra memiliki pengalaman 5 tahun sebagai penulis di bidang gaya hidup (lifestyle). Lulusan sarjana komunikasi ini memulai karirnya sebagai penulis lepas di berbagai media massa. Selain berkecimpung sebagai penulis, Putra juga memiliki bisnis makanan ringan di kota Makassar. Menurutnya, bisnis makanan ringan sangat menjanjikan karena mudah dikembangkan dengan banyak ide inovasi. Jenis, menu, dan rasa bisa langsung disesuaikan dengan preferensi konsumen yang cepat berubah.
Related Post