X

Perbedaan Jenis Parfum EDP, EDT dan EDC

Saat memilih atau membeli parfum, perbedaan parfum EDP, EDT dan EDC terkadang membingungkan para pembeli. Banyak yang menganggap bahwa antara Eau de Perfume (EDP), Eau de Toilette (EDT) dan Eau de Cologne (EDC) adalah sama.

Berbagai merek parfum yang beredar memiliki jenis yang sama antara EDP, EDT hingga EDC. Bahkan tidak jarang ada merek tertentu yang menghadirkan varian EDP maupun EDT untuk tipe parfum yang sama.

Sebenarnya apa perbedaan dari Eau de Perfume (EDP), Eau de Toilette (EDT) dan Eau de Cologne (EDC)? Nah, biar kalian tidak salah pilih dan mengetahui mana yang cocok untuk dibeli, berikut ini perbedaan parfum EDP, EDT, dan EDC.

Perbedaan Parfum EDP, EDT, dan EDC

Mengetahui perbedaan antara Eau de Perfume (EDP), Eau de Toilette (EDT) dan Eau de Cologne (EDC) sangat penting pada saat memilih dan membeli parfum. Ketiganya memiliki sejumlah karakteristik perbedaan dan menentukan seberapa lama atau tahannya aroma dari parfum tersebut.

Setiap parfum memiliki konsentrasi wewangian yang biasanya menentukan kadar minyak parfum dan alkohol di dalamnya. Perbedaan utama di antara setiap jenis parfum adalah konsentrasi wewangian yang ditentukan oleh jumlah minyak parfum yang dikandungnya.

Eau de Perfume (EDP)

Eau de Perfume adalah jenis parfum yang memiliki kadar alkohol sedikit dan memiliki kadar wewangian dengan tingkatan yang paling tinggi dibandingkan EDT dan EDC. Konsentrasi minyak wewangian pada EDP dapat mencapai 8% – 16% atau 15% – 20%.

Tingkat konsentrasi wewangian yang tinggi membuat EDP dapat bertahan cukup lama wanginya. Umumnya EDP dapat bertahan antara 6 – 10 jam bila disemprotkan ke kulit. Wangi dari EDP juga dapat bertahan lebih lama apabila disemprotkan ke pakaian.

Eau de Toilette (EDT)

Eau de Toilette adalah jenis parfum yang memiliki kadar alkohol sedikit dan memiliki kadar wewangian dengan tingkatan yang berada di antara EDP dan EDC. Konsentrasi minyak wewangian pada EDP dapat mencapai 5% – 15%.

Karena kadarnya yang lebih rendah, harga dari EDT umumnya lebih murah dibandingkan dengan EDP. Wangi dari EDT dapat bertahan hingga 6 jam di kulit atau sekitar 10 jam bila disemprotkan pada pakaian.

Eau de Cologne (EDC)

Eau de Cologne adalah klasifikasi parfum dengan tingkatan paling rendah apabila dibandingkan antara EDP dan EDT. Kadar konsentrasi parfum atau minyak wewangian pada EDC berada di bawah EDT, dengan kadar hanya sekitar 1% – 3% saja.

Tingkat ketahanan wangi dari EDC juga lebih rendah dibandingkan dengan EDP dan EDT. Wangi pada EDC hanya bertahan sekitar 4 jam saja. Oleh karenanya, parfum jenis EDC memiliki harga yang paling murah bila dibandingkan dengan EDP dan EDC.

Demikian perbedaan antara jenis parfum EDP, EDT dan EDC. Kini Anda dapat memilih jenis parfum yang sesuai dengan keperluan. Apabila Anda menghendaki wangi yang tahan lama, Anda dapat memilih jenis EDP. Sebaliknya apabila Anda menginginkan wangi yang lebih ringan, Anda dapat memilih jenis EDT hingga EDC karena wanginya yang lebih cepat hilang.

Baladewa: Putra Baladewa Setiadji atau biasa dipanggil Putra memiliki pengalaman 5 tahun sebagai penulis di bidang gaya hidup (lifestyle). Lulusan sarjana komunikasi ini memulai karirnya sebagai penulis lepas di berbagai media massa. Selain berkecimpung sebagai penulis, Putra juga memiliki bisnis makanan ringan di kota Makassar. Menurutnya, bisnis makanan ringan sangat menjanjikan karena mudah dikembangkan dengan banyak ide inovasi. Jenis, menu, dan rasa bisa langsung disesuaikan dengan preferensi konsumen yang cepat berubah.
Related Post